Memulai Bisnis dari Rumah? Ini 11 Hal yang Perlu Dipersiapkan ya Moms!

Posted on

Bisnis dari rumah

Memulai Bisnis dari Rumah Ini 11 Hal yang Perlu Dipersiapkan ya Moms!

Baiklah, di balik kenakalan remaja yang terjadi saat ini, tidak masalah sepertinya jika kita menyimpulkan adanya kekurang-maksimalan peran orang tua khususnya ibu dalam mengasuh anaknya. Darisini, tidak heran jika para ayah akhirnya meminta kepada istrinya untuk stay at home dan fokus pada urusan domestik utamanya dalam mengurus anak.

Mulia memang tujuan tersebut. Kita sebagai istri bisa full mengamati perkembangan buah hati saat di rumah dimana kehadiran buah hati adalah amanah yang harus dijaga. Kita mengedukasikan nilai-nilai positif kepada anak dan saat nanti anak tumbuh sesuai dengan harapan dan sukses, kita adalah orang yang kali pertama bangga, kali pertama menitihkan air mata kebahagiaan atas pencapaian tersebut.

Di balik kebahagiaan yang melimpah ruah itu, ada sedikit kekhawatiran saat sang istri tidak mampu memenuhi kebutuhannya sendiri. Menggantungkan diri kepada pemberian pasangan terkadang membuat kita kesulitan dalam mengambil sikap, secara psikis tertekan apalagi saat keuangan keluarga sedang labil. Lalu, apa jalan keluarnya? Solusinya ada pada bisnis dari rumah.

Ada banyak bisnis yang siap Bunda mulai dari rumah.  Banyak Bunda yang ingin memulai bisnis namun terjebak pada rasa takut, terjebak pada rasa khawatir, terjebak pada bayang-bayang gelap sehingga tidak kunjung memulai bisnisnya. Alhasil, tidak ada pemasukan dan hari-haripun flat. Agar bisnis dari rumah yang Anda rancang berhasil dengan baik sesuai harapan, cobalah untuk memulai bisnis dari rumah dengan persiapan yang maksimal, diantaranya adalah:

1. Tekat yang Kuat

Pertama yang harus kita persiapkan adalah tekat yang bulat. Meski agak sedikit klasik, namun ini adalah syarat mutlak saat kita akan memulai sesuatu, termasuk memulai bisnis dari rumah. Tekat yang kuat memberikan energi positif kepada kita untuk melakukan aktivitas tersebut secara kontinyu dan tidak setengah-setengah.

Tekat yang kuat berorientasi pada tujuan yang jelas. Tujuan Bunda membuka bisnis bermacam-macam. Diantaranya adalah untuk membantu perekonomian keluarga, untuk memenuhi kebutuhan pribadi sehingga tidak perlu nunggu suami untuk beli parfum dan bedak mami, untuk tabungan pendidikan anak, dan sebagainya.

Kombinasi antara tekat yang kuat dan tujuan yang jelas inilah yang selanjutnya menjadi penyemangat kita dalam menjalankan bisnis dari rumah. Bulatkan tekat, dan fokus pada tujuan yang ingin dicapai.

2. Yakin pada Pilihan

Tekat yang kuat dan tujuan yang jelas harus disertai dengan keyakinan pada pilihan bisnis yang dijalankan. Pada proses pemilihan ini, tidak perlu tergesa-gesa, Anda bisa pertimbangkan baik-baik apakah Anda yakin akan menjalani bisnis tersebut atau tidak. Jika ragu-ragu, seleksi lagi mana bisnis yang mantap untuk dijalani.

Ada beberapa pertanyaan yang bisa Anda jawab yang membantu memantapkan dalam memilih bisnis tersebut.

  • Apakah Anda menyukai bisnis tersebut?
  • Apakah Anda memiiliki kapasitas untuk menjalankannya?
  • Apakah Anda memiliki cukup modal untuk memulainya?
  • Seberapa besar perkiraan profit yang kita dapatkan?
  • Mudah ataukah tidak proses pemasarannya?

Jika pertanyaan tersebut semuanya Anda jawab dengan jawaban iya, Anda akan lebih mudah merasa yakin dan siap memulai bisnis dari rumah saat ini juga.  

3. Pilih Bisnis yang Sesuai dengan Hobby

Saat kita menyukai aktivitas tertentu, kita merasa enjoy saat melakukannya. Pilih jenis bisnis yang sesuai dengan passion. Anda bisa memilih bisnis fashion, pulsa, kuliner, home-made bros, dsb yang memang Anda suka.

Menjalankan bisnis sesuai dengan hobby membuat kita enjoy menjalaninya tanpa adanya beban sama sekali. Ketahui dengan pasti apa jenis bisnis yang sesuai dengan hobby, dan jalankan dengan maksimal. Anda tidak akan mudah bosan, sehingga lebih kontinyu dalam menjalankan bisnis dari rumah yang Anda pilih itu.

4. Jalin Link Sebanyak Mungkin

Sangat masuk akal jika dikatakan silaturahim adalah perantara terbukanya rizki. Semakin banyak teman, semakin terbuka kesempatan bagi kita untuk mendapatkan banyak klien. Teman, saudara, dan kerabat adalah orang yang paling mungkin menjadi klien kita.

Jika orang lain harus berfikir dua kali saat membeli produk atau memakai jasa Bunda, orang-orang terdekat itu akan mempercayakan pilihannya pada Anda. Perbanyak teman, perbanyak saudara, dan selalu perbaiki hubungan dengan orang lain. Semakin banyak teman, semakin besar potensi lakunya produk atau jasa yang kita promosikan karena saat mereka ingat Anda, mereka pun akan ingat pada produk atau jasa yang Anda tawarkan.

5. Membaca Peluang Pasar

Dalam memilih jenis bisnis dari rumah yang akan kita pasarkan, salah satu pertimbangannya adalah dengan membaca peluang pasar. Lakukan survey apa saja produk atau jasa yang saat ini sedang sangat diminati.

Anda bisa meminta pendapat keluarga, teman, saudara atau tetangga. Info yang kita dapat dari mereka kita kumpulkan dan kita pertimbangkan kira-kira manakah bisnis yang paling cocok dengan passion, yang cocok dengan modal, dan yang mudah dioperasikan mengingat ini adalah fase awal membuka start up bisnis yang tentunya bukan hal yang mudah.

6. Berikan Promo dan Diskon

Memulai Bisnis dari Rumah Ini 11 Hal yang Perlu Dipersiapkan ya Moms!2

Setelah menemukan apa jenis bisnis yang akan kita jalankan, langkah selanjutnya adalah dengan merancang strategi bagaimana caranya agar bisnis tersebut dikenal dan menarik perhatian mayoritas masyarakat.

Salah satu triknya adalah dengan merancang promo dan diskon yang menarik untuk promosi. Misalkan saat pembukaan, Anda melakukan promosi dengan memberikan diskon 10 persen untuk pembeli pertama, beli satu gratis 1, coba gratis, dan sebagainya.

Maksimalkan kualitas produk dan jasa pada fase pembukaan ini. Fase tersebut adalah fase dimana Anda menciptakan kesan yang memikat hati pelanggan. Klien yang jatuh cinta pada produk atau jasa yang Anda tawarkan saat kali pertama mencobanya, tidak menutup kemungkinan akan repeat order dan menjadi pelanggan tetap.

Apakah ini berarti tidak masalah jika kualitas produk menurun setelah proses promosi itu? Tentu tidak demikian logikanya. Jaga kualitas produk dan jasa yang Anda tawarkan untuk memastikan klien puas dengan bekerjasama dengan Anda.

7. Survey Harga

Pebisnis yang menjual produk dan jasanya di atas rata-rata biasanya menawarkan kualitas produk melebihi yang lain. Jika produk atau jasa yang ditawarkan sama dengan yang lain, namun secara harga lebih mahal, klien cenderung lebih memilih produk atau jasa dengan harga yang lebih terjangkau.

Sebelum memutuskan berapa harga produk atau jasa yang Anda jual, pastikan Anda sudah meng-survey berapa pasaran harga barang tersebut. Jual produk sesuai pasarannya dan berikan pelayanan yang ramah kepada semua klien agar bisnis Anda semakin diminati.

8. Gunakan Beragam Strategi Alternatif

Sebagai pebisnis, Bunda dituntut untuk kreatif. Jika pemasaran dengan metode X terhambat, gunakan metode Y, begitu seterusnya. Beragam strategi tersebut bisa Anda siapkan dengan mengumpulkan data dari internet atau bertanya kepada expert.

Pebisnis yang kreatif selalu melihat adanya titik terang di masa mendatang dan melihat segala sesuatunya dengan optimis. Semakin berpengalaman Bunda dalam dunia bisnis, semakin banyak srategi yang Bunda miliki yang siap diluncurkan pada saat yang tepat.

9. Perbanyak Referensi

Belajar science ada ilmunya, menjadi pebisnis pun harus memiliki kecukupan referensi yang bisa kita manfaatkan pada momen-momen bisnis yang membutuhkan. Perbanyak referensi mengenai bisnis yang akan Bunda geluti entah itu dengan mengikuti workshop, browsing informasi di Google, baca buku bisnis, observasi langsung, dan juga dengan bertanya kepada ahlinya. Semakin banyak referensi yang Anda miliki, semakin banyak pisau yang siap Anda jadikan senjata untuk sukses dalam berbisnis.

10. Pertimbangkan Modal

Ya, memulai berbisnis berarti kita harus mempertimbangkan modal yang akan dikeluarkan. Seberapa banyak modal yang dikeluarkan bergantung dari apa jenis bisnis dari rumah yang akan Bunda tekuni. Apakah Bunda ingin membuka bisnis tanpa modal atau bisnis dengan basic keuangan yang besar.

Ada cukup banyak bisnis tanpa modal yang bisa Anda jalankan, seperti bisnis dropshipper, reseller, membuka jasa bimbingan belajar, membuka jasa penulisan artikel dan sebagainya. Bagi Bunda yang memiliki skill menjahit misalnya, atau memiliki skill membuat kerajinan tangan yang bervariasi, Bunda bisa manfaatkan itu sembari mengisi waktu luang di rumah. Apalagi saat ini ada banyak media promosi yang mudah dilakukan, seperti dengan menggunakan sosial media, mulai dari facebook, whatsapp, twitter, instragram dan lain sebagainya. Tampaknya, seiring dengan berkembangnya teknologi, berbisnis menjadi lebih mudah. Baik itu bisnis yang dirintis tanpa modal atau dengan modal yang besar.

Bagi Bunda yang ingin memulai bisnis dari rumah dengan modal yang besar, Bunda bisa coba membuka bisnis dengan lapak offline di lokasi yang Bunda inginkan dan tentunya strategis. Ada banyak keuntungan jika Anda memiliki lapak offline, Anda bisa menunjukkan barang real-nya kepada klien, dan customer bisa berkunjung, memilih dan berkonsultasi mengenai produk atau jasa yang Anda jual dan mereka inginkan.

Bunda  bisa membuka lapak offline di rumah, seperti bisnis hijab, bisnis sembako, konter pulsa, dan sebagainya. Membuka toko offline berarti Bunda secara langsung memperkenalkan kepada seluruh masyarakat bahwa Bunda sedang memulai bisnis baru saat ini. Meski di awal, penjualan dari lapak offline Anda belum maksimal, ada banyak cara untuk membuatnya lebih maksimal, yaitu dengan melakukan promosi secara online untuk menjangkau pasar yang lebih luas lagi.

11. Marketing

Sukses tidaknya sebuah bisnis yang Bunda kelola sangat bergantung dari strategi dan marketing bisnis yang Bunda lakukan.  Bunda bisa pelajari apa marketing bisnis yang efektif. Jika ini adalah masa awal perintisan, Bunda bisa pilih jenis marketing yang ekonomis. Semisal marketing via online dengan memanfaatkan sosial media.

Marketing via social media memang dirasa cukup ampuh dan sudah terbukti. Anda bisa memesan pamflet untuk promosi dan melengkapi hunian Anda dengan banner produk atau jasa yang menjadi penanda bahwa Bunda membuka bisnis dari rumah.

Jika di awal, ada satu atau dua klien yang antusias mengenai bisnis Anda, berikan informasi lebih kepada mereka yang tujuannya adalah agar mereka membantu mempromosikan produk atau jasa yang Anda jual di lingkungan mereka. Berikan pelayanan yang maksimal dan yuk beraksi mulai sekarang juga.

Banyak sekali manfaat yang kita dapatkan melalui bisnis dari rumah. Sembari mendampingi tumbuh kembang anak, ini menjadi perantara bagi Bunda untuk berpenghasilan dari rumah. Memiliki kebebasan finansial, meskipun secara nominal tidak seberapa, namun saat kita ingin membeli kebutuhan pribadi, kita bisa melakukannya tanpa harus menunggu uang bulanan dari suami.

Ingin membuka bisnis? Mantapkan diri dalam berbisnis dengan beberapa persiapan di atas. Selamat mencoba ya Moms, semoga sukses mengikuti jejak para Mama Preneurs di luaran sana. Keep Fighting!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.