Bahagia: 13 Tips dan Nasihat Praktis Jalani Hidup Bahagia

Posted on

Bahagia

Bahagia 13 Tips dan Nasihat Jalani Hidup Bahagia2

Bahagia—Bicara bahagia bisa jadi sangat sederhana atau sangat rumit. Di sekitar kita, mungkin kita mendapati mereka yang hidup serba kekurangan tetapi tetap sabar dan merasa nyaman tentram. Adapula yang kehidupan keluarganya berkecukupan secara finansial, memiliki jabatan yang tinggi namun di rundung konflik. Definisi kata bahagia sangatlah relatif, tergantung dari apa yang diimpikan dan keinginan masing-masing.

Sebagian besar orang sibuk mencari kebahagiaan. Ada yang menemukannya dan ada yang terjebak dalam pertanyaan tentang apa kebahagiaan itu yang hingga kini tidak kunjung didapatkan. Kebahagiaan dimulai dari dalam diri sendiri. Kebahagiaan tersebut tidak ditemukan tetapi untuk disadari dengan jiwa dan pikiran yang terbuka.

Seorang filosof Yunani bernama Aristoteles mengatakan kebahagiaan adalah makna & tujuan dalam hidup. Kebahagiaan menjadi tujuan keberadaan manusia hingga akhir hayatnya. Meski ungkapan tersebut telah diucapkan lebih kurang 2000 tahun yang lalu, namun ide dalam pikiran tersebut masih berlaku hingga kini.

Saya, Anda, kita dan mereka, apa yang diinginkan dalam hidup kecuali kebahagiaan saat ini hingga penghujung kehidupan?. Kebahagiaan menjadi tujuan utama hidup yang seringkali orang sukar memahami dan mendefinisikannya. Ada yang mendeskripsikan kebahagiaan melalui property yang dimilikinya, seperti besarnya rumah, jumlah hitungan mobil dan motor yang ada di garansi, luasnya tanah, dsb.

Kebahagiaan pada dasarnya ada dan dimiliki oleh setiap orang. Property tidak membuat kita benar-benar bahagia. Terbukti, saat Anda gelisah dan pergi ke garasi mobil, menghitung jumlah mobil yang Anda miliki, apakah rasa gelisah tersebut hilang? Jawabannya tentu tidak!

Property yang dimiliki saat ini hanyalah bagian dari kemenangan yang didapatkan melalui serangkaian usaha. Goal untuk memiliki property tertentu memberikan perasaan puas sementara pada diri sendiri.

Apakah Anda sama seperti saya yang sedang mencari cara bagaimana menumbuhkan kebahagiaan dalam hidup? Mari kita belajar bersama strategi hidup bahagia dengan cara meningkatkan kualitas pribadi masing-masing dengan cara ini.

1. Lakukan Apa yang Kalian Suka

Dalam diri, ada yang disebut dengan talent dan passion. Keduanya bersifat bawaan yang mengarahkan kita pada kecenderungan diri masing-masing. Jika Anda hobby masak, hobby mengajar, hobby menulis, hobby mempelajari bahasa, lakukanlah!.

Meski faktanya mata pencaharian yang kita jalani tidak senada dengan hobby, luangkan waktu beberapa menit menjalani untuk hobby yang dimiliki. Tujuannya untuk membangkitkan energi dalam diri dan merasa bahwa kita sedang berada dalam garis kebahagiaan yang kita inginkan.

Akan sangat menyenangkan jika Anda mengambil langkah yang tegas dalam hidup untuk fokus pada passion dan talent dan berjuang keras mencapainya. Anda akan menjadi pribadi yang bebas sebab jiwa dalam diri terwujud dengan begitu jelas melalui aktivitas sehari-hari dan tanpa tekanan. It is the great freedom!

2. Volunteer

Menyandang gelar sarjana, yang ada di pikiran kita adalah mendapatkan pekerjaan yang mapan. Mulailah kita mencari informasi lowongan kerja di dalam dan luar kota, dan bahkan ke luar negeri. Setelah dapat job, kita merasa bahagia yang luar biasa. Ini adalah awal langkah kita menjadi pribadi yang mandiri dan tidak membebani orang tua.

Beberapa tahun bekerja, secara material kebutuhan terpenuhi. Pada titik tersebut, muncul pertanyaan, “Sekarang mau ngapain lagi?”. Ada kekosongan dalam diri dimana Anda ingin mengisinya dengan sesuatu yang mulia.

Sempurnakan kebahagiaan dan kesejahteraan saat ini dengan menjadi volunteer bagi orang lain. Kita mencoba melayani dan berbagi dengan orang lain dengan memberikan apa yang kita miliki saat ini. Kita akan merasa puas karena telah melakukannya. Menjadi dermawan dan sukarelawan adalah potensi besar bagi kita untuk mencapai kabahagiaan.

3. Memperbanyak Bersyukur

Bersabar dan bersyukur adalah konsep kehidupan yang mudah diucapkan namun sulit dilakukan. Cara praktis memulainya adalah dengan melihat apa yang kita miliki saat ini. Ada rumah tempat berteduh, ada sarapan pagi yang di makan, tubuh sehat, anak-anak sehat. Kita patut mensyukuri itu untuk merasakan betapa hidup kita terberkati saat ini.

Kita mungkin lupa bahwa rejeki itu tidak hanya dalam bentuk pangkat, rumah mewah, dan mobil mengkilap. Ada banyak hal yang perlu kita syukuri termasuk nafas yang masih berhembus, dan kekuatan yang kita miliki untuk menjalani ibadah hingga kini. Dengan banyak menilik hal-hal kecil yang kita miliki, kita akan mulai merasa betapa berkah tuhan dalam hidup kita begitu besar.

4. Berbagi dengan Orang Lain

Kata sharing atau berbagi bisa saya analogkan dengan kekeluargaan. Sejak dulu hingga kini, prinsip kekeluargaan dijalankan dengan baik oleh penduduk desa. Apa yang kita rasakan saat berinteraksi dengan mereka? Damai, nyaman, tentram meski hanya bermata pencaharian sebagai petani.

Berbagi tidak sekedar berbagi materi. Adakalanya berbagi ide untuk kemajuan bersama atau untuk menyelesaikan masalah yang dicurhatkan oleh tetangga, berbagi waktu, berbagi skill dengan orang lain, dst. Bersedia mengajar adalah contoh berbagi.  Saat tetangga ada hajatan, lalu kita mengatur bagaimana caranya agar bisa maksimal membantu, itu pun berbagi.

Seseorang yang tidak bersedia berbagi biasa disebut dengan pribadi yang selfish, pribadi yang eksklusif, pribadi yang tidak membaur, dan pribadi yang ter-isolasi. Achievement yang diharapkan adalah achievement pribadi. Apakah mereka bahagia saat terisolasi dan dipandang sinis karena meng-ekslusif-kan diri? Tentu tidak!.

Dengan bersedia berbagi, orang lain akan merasa senang dengan kita, dan mereka bersedia membantu saat kita sedang membutuhkannya. Begitupun sebaliknya.

5. Memperbanyak Senyum

Senyum adalah cara termudah menciptakan kebahagiaan. Perbanyak senyum dan rasakan pengaruhnya terhadap diri sendiri dan siapapun yang ada di sekitar Anda. Senyum meruntuhkan jarak antara Anda dan orang lain.

Mari tersenyum meski terpaksa sebab itu lebih baik. Selalu berusaha memberikan senyum terbaik di setiap kesempatan untuk  menjaga kestabilan emosi diri dan relasi sosial yang baik dengan orang lain.

6. Memperbanyak Olahraga

Bahagia 13 Tips dan Nasihat Jalani Hidup Bahagia

Lupa kapan terakhir kali olahraga ke gym? Ya, aktivitas fisik yang cukup berpotensi mengurangi stres yang menyebabkan hidup tidak bahagia. Selain itu, aktivitas fisik yang cukup membantu tubuh mengeluarkan hormon endorphin pengontrol stres.

Tidak perlu lakukan olahraga berat. Anda bisa menjalani olahraga ringan seperti memperbanyak berjalan kaki, berlari, berenang, bersepeda dan masih banyak lagi. Atau, Anda bisa sempatkan diri bermain sepak bola, atau basket yang pastinya lebih menantang dan menegangkan.

7. Mencari Konsultan Kehidupan Berpengalaman

Ada banyak hal yang kita simpan sendiri di dalam diri dan tidak kita tunjukkan secara all out di depan publik. Tentu saja ini akan membuat kualitas kebahagiaan menurun karena kita terbebani dengan “sesuatu” yang kita simpan itu.

Cara mengatasinya mudah. Kita bisa pergi ke salah satu penasihat spiritual dan mengatakan masalah “keimanan” kepada yang bersangkutan. Mereka yang bijak akan mendengarkan keluhan dengan baik dan memberikan solusi agar Anda terbebas dari masalah tersebut.

Dan, bagi yang terbebani secara emosional dengan masalah tertentu, atasi dengan cara menyampaikan kepada psikolog yang dipilih untuk mengungkapkan perasaan tersebut. Setelah melakukan ini, kita akan merasa lepas dari beban batin dan mulailah celah kebahagiaan datang menghampiri.

8. Kelola Stres

Perlu di ingat, kita hidup bukan untuk merenungi masalah dan berlarut-larut di dalamnya. Kita hidup untuk mencapai kebahagiaan yang kita impikan. Jangan terjebak pada kegalauan dan kesedihan. Alihkan emosi negatif dengan memperbanyak meditasi agar pikiran menjadi lebih jernih dan tenang. Bagi umat Islam, shalat adalah salah satu cara efektif atasi stres.

9. Jauhi Pikiran Negatif

Pikiran negatif entah sudah terbukti kebenarannya maupun berupa prasangka bukanlah kebiasaan yang baik. Pikiran negatif membuat kita down dan stres.  Saat berfikir negatif terhadap orang lain, kita akan enggan mendekatinya, enggan berinteraksi dengannya, dan enggan bekerjasama dengan yang bersangkutan.

Akibatnya, relasi sosial menjadi tidak baik. Bahagiakah kita berada pada situasi atau kondisi demikian? tentu tidak! Kita merasa betapa hidup terasa tidak nyaman saat relasi sosial dengan orang lain tidak baik.

10. Konsumsi Makanan Sehat

Makanan yang sehat memberikan kontribusi pada kesehatan fisik dan mental tubuh. Memperbanyak konsumsi makanan sehat berarti kita menjaga tubuh agar tetap fit dan jauh dari penyakit. Apakah Anda bisa merasakan kebahagiaan saat sedang sakit? Ingin silaturahim tidak bisa, ingin berjalan kesana kemari kita tidak leluasa.

Oleh sebab itu, penting bagi kita untuk menjaga kesehatan dengan memperbanyak konsumsi makanan sehat setiap harinya. Badan yang sehat memberikan banyak kesempatan bagi kita untuk menjalani kehidupan yang bermanfaat dan merasa bahagia.

11. Habiskan Waktu dengan Seseorang yang Anda Cintai

Galau saat sedang sendirian berubah menjadi ceria dan bahagia saat bersama orang lain yang kita cintai, entah itu suami, teman, saudara, tetangga dan masih banyak lagi. Apalagi jika intensitas bertemu sangat jarang. Apapun tipe kepribadian kita, entah itu introvert maupun ekstrovert, kita akan merasa nyaman saat berinteraksi dengan mereka.

12. Perbanyak Memaafkan dan Melupakan Kesalahan Orang Lain

Nah, ini adalah hal paling sulit yang harus kita lakukan. Forgive & forget. Ada saat dimana seseorang melakukan kesalahan, entah itu karena disengaja, maupun tidak. Memaafkan adalah etika positif yang harus kita aplikasikan sehari-hari.

Memperbanyak memaafkan berarti kita memberikan ruang pada memori kita untuk mengingat hal yang positif saja dan bukan masalah-masalah traumatis di masa lalu. Dengan memaafkan, diri pribadi lebih mudah menerima kebahagiaan yang Tuhan berikan dibandingkan hanya fokus pada hal-hal negatif yang dilakukan orang lain.

Memaafkan dan Melupakan adalah dua hal yang tidak terpisah satu sama lain. Keduanya tidak hanya diungkapkan dalam bentuk ucapan tetapi dalam bentuk perbuatan dan kondisi hati yang bersih. Mengingat kesalahan yang orang lain lakukan akan memperburuk kondisi psikis yang belum tentu yang bersangkutan saat ini masih menaruh perasaan negatif pada kita.

13. Ciptakan Lingkungan Yang Menunjang Rasa Bahagia

Lingkungan adalah salah satu faktor penunjang kebahagiaan. Perbanyak bergaul dengan mereka yang memiliki cara fikir positif. Hindari bergaul dengan orang-orang yang berfikiran negatif. Cari teman yang memiliki semangat dan motivasi tinggi dalam hidup dan menghindari tipe tipe pribadi yang pesimistis dan berlarut-larut memandang masa lalu.

Bahagia memiliki banyak definisi tergantung dari cara masing-masing pribadi memaknainya. Pada dasarnya, setiap orang memiliki potensi untuk bahagia yang bisa ditemukan salah satunya dengan mengamati begitu banyak nikmat yang diberikan.

 

 

 

One thought on “Bahagia: 13 Tips dan Nasihat Praktis Jalani Hidup Bahagia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.