Kesehatan Anak: 9 Cara Efektif Menjaga Kesehatan Anak Sejak Dini

Posted on

Kesehatan Anak

9 Cara Efektif Menjaga Kesehatan Anak Sejak Dini

Menjaga kesehatan keluarga bukan sesuatu yang mudah. Mengingat, setiap hari kita memiliki kesibukan yang padat dan anak-anak pun sama sibuknya seperti kita. Parent berangkat pagi pulang malam. Anak-anak join full day school dan mengikuti pelajaran ekstra hingga malam tiba. Kapan waktu bersuanya? Kapan waktu mengedukasi anak agar kesehatan anak terjaga. Yang jelas minim sekali kesempatan itu.

Anak-anak mengalami peningkatan berat badan dan obesitas. Tidak jarang ada yang terjangkit penyakit diabetes, tekanan darah tinggi, asma, penyakit jantung, dan lain sebagainya. Penting bagi parent untuk merencanakan kesehatan keluarga termasuk kesehatan anak sejak dini dengan memberikan tauladan. Anak-anak meniru apa yang orang tua mereka lakukan. Yuk, aplikasikan tips menjaga kesehatan keluarga berikut ini untuk memastikan orang-orang yang kita cintai selalu menjaga kesehatan masing-masing saat sedang bersama atau tidak bersama kita.

1. Konsumsi Makanan yang Baik dengan Cara yang Baik

Nutrisi adalah faktor penting dalam menjaga kesehatan tubuh, baik itu kesehatan keluarga maupun kesehatan anak. Untuk memulai hari, mulailah hari dengan konsumsi sarapan yang cukup. Sesibuk apapun kita, jangan lupakan sarapan karena sarapan memberikan cukup energi untuk beraktivitas sepanjang hari.

Libatkan anak dalam menyiapkan makanan setidaknya satu atau dua kali dalam seminggu. Pada kesempatan tersebut anak-anak akan merasa di apresiasi, gagasannya di dengar dan senang karena menjadi bagian dari tugas keluarga yang penting. Kita pun bisa memberikan edukasi seputar nutrisi penting yang diperlukan tubuh, apa yang sebaiknya dikonsumsi dan apa yang seharusnya dihindari.

Selama ada kesempatan, agendakan untuk makan bersama keluarga. Nikmati momen makan tersebut dengan tidak terburu-buru saat makan, kunyah perlahan, dan rasakan apakah Anda sudah merasa kenyang. Setidaknya perlu waktu 20 menit untuk memastikan apakah perut sudah merasa kenyang dan kita disarankan untuk berhenti makan sebelum kenyang.

Konsumsi cukup buah dan sayur setiap hari, konsumsi gandum utuh dan beras merah dengan porsi 3 ons setiap harinya. Cukupi konsumsi mineral setidaknya 8 sampai 10 gelas dalam sehari. Konsumsi susu tanpa lemak atau rendah lemak. Konsumsi sayuran dengan kadar kalori yang rendah dan sediakan makanan yang bervariasi. Untuk menjaga kesehatan anak, sajikan makanan yang bernutrisi dan bervariasi itu dalam porsi kecil.

Beberapa hal yang perlu diperhatikan orang tua adalah:

  • Hindari memberikan reward kepada anak dalam bentuk makanan.
  • Hindari meminta anak untuk menghabiskan makananya jika anak sudah merasa kenyang. Sebaliknya, saat anak masih lapar dan ingin nambah, anjurkan pada anak untuk menyampaikannya.
  • Cermati atau baca kandungan nutrisi yang ada dalam setiap makanan. Sajikan makanan yang tinggi kadar nutrisinya untuk menjaga kesehatan keluarga dan kesehatan anak.
  • Hindari makanan yang di goreng. Pilih makanan yang diproses dengan cara di kukus atau di panggang agar tidak menyebabkan penyakit. Atau, jika Anda ingin konsumsi makanan yang digoreng, gunakan minyak yang sehat seperti minyak zaitun, atau minyak biji bunga matahari.
  • Selektif memilih cemilan. Pilih cemilan sehat yang memberikan cukup nutrisi bagi tubuh.

Bagi anak-anak yang aktif, dan yang sedang berada dalam masa pertumbuhan, parent perlu cermat dalam memberikan nutrisi bagi anak. Tanyakan kepada dokter keluarga apa suplemen makanan yang cocok untuk keluarga tercinta.

2. Berolahraga Bersama

Kunci menjaga kesehatan salah satunya adalah dengan cukup olahraga. Perbanyak gerak, setidaknya 30 menit sampai 60 menit setiap harinya. Jadikan aktivitas fisik ini menjadi bagian dari rutinitas Anda sekeluarga. Berjalan-jalan bersama keluarga sebagai salah satu bagian dari rutinitas yang kita lakukan baik itu sebelum atau sesudah makan. Bermain bersama keluarga yang melibatkan aktivitas fisik. Lebih aktif saat sedang di rumah dengan melakukan tugas rumah secara manual.

Konsumsi kalori sesuai dengan kebutuhan. Seimbangkan antara banyak kalori yang dikonsumsi dan kalori yang dibakar. Kurangi kegiatan nonton TV, nge-game, dan berinteraksi dengan layar monitor hingga hanya 2 jam saja setiap harinya. Semangati diri dan keluarga untuk melakukan aktivitas fisik demi kesehatan.

Parent yang merupakan role model bagi anak-anaknya, bisa memberikan contoh praktis sebagai berikut.

  • Parkir mobil di lokasi yang agak jauh saat akan berbelanja di akhir pekan bersama keluarga. Kita berjalan bersama sampai di pusat perbelanjaan yang dituju.
  • Naik tangga daripada harus naik lift untuk menurunkan berat badan.
  • Jika akan menuju ke gym bersama anak-anak dengan naik bus, turun dari kendaraan tersebut lebih dini dan sisa perjalanan di tempuh dengan jalan kaki.
  • Saat sedang nonton televisi di rumah, lakukan sambil berolahraga seperti dengan jogging, atau dengan menggunakan perangkat kesehatan yang lain.
  • Lakukan pekerjaan rumah sendiri dibandingkan mempekerjakan orang lain (selama masih mampu).

Parent adalah role model bagi anak-anaknya. Apa yang kita lakukan tersebut selain untuk menjaga kesehatan diri secara tidak langsung berguna untuk memberi tauladan pada anak agar kesehatan anak terjaga.

3. Beberapa Hal Sederhana yang Harus Dilakukan untuk Menjaga Kesehatan Keluarga

Selain nutrisi dan olahraga, beberapa tips praktis berikut bantu mempercepat tercapainya kesehatan keluarga umumnya dan kesehatan anak pada khususnya. Beberapa diantaranya adalah:

  • Buatlah jurnal makanan yang berisi apa saja makanan yang dikonsumsi, berapa banyak konsumsi makanan tersebut, kapan keluarga Anda mengonsumsinya dan kenapa Anda konsumsi makan makanan itu. Buatlah jurnal makanan yang lengkap yang berisi data rigid mengenai nutrisi harian keluarga.
  • Agendakan untuk makan bersama keluarga atau makan di meja makan. Ini akan menghindari over eating. Hindari makan di dalam mobil, dan tidak makan saat sedang nonton tv sebab ini akan menyebabkan makan yang berlebihan, dan tidak terkendali.
  • Buatlah target terkait nutrisi diri yang harus dikonsumsi seperti konsumsi buah dan sayur sekian porsi setiap harinya. Usahakan untuk tidak makan karena sedang merasa jenuh, bosan atau sedang stres. Saat suasana hati sedang tidak nyaman, alihkan dengan jalan-jalan, telefon kerabat, membaca buku, nge game, dsb.
  • Usahakan untuk tidak makan saat sedang kenyang. Berbelanjalah dalam kondisi perut yang kenyang agar lebih mudah konsentrasi dalam memilih jenis makanan bernutrisi yang dibutuhkan.
  • Perbanyak konsumsi air mineral. Kurangi konsumsi susu berlemak dan minuman bersoda yang tidak direkomendasikan bagi kesehatan.

Detail di atas harus Anda cermati sebagai orang tua agar anak meniru kebiasaan baik di atas. Menjalankan tips di atas berarti kita sedang menjadi role model bagi anak-anak dalam menjaga kesehatan keluarga.

4. Pastikan Anak-anak Cukup Tidur

Tidur yang cukup adalah cara ampuh mengembalikan mood dan agar metabolisme tubuh berjalan dengan baik. Tips ini tidak hanya untuk menjaga kesehatan anak saja, tetapi kesehatan keluarga secara keseluruhan.

Anak-anak yang cukup tidurnya akan mempercepat proses pertumbuhannya. Riset menyarankan, jika ada si kecil yang sulit tidur, Bunda bisa sampaikan kepada mereka jika ingin tumbuh maksimal, kamu tidak perlu banyak konsumsi vitamin, cukup dengan tidur yang cukup saja.

5. Terapkan Prinsip 4:1 untuk Nutrisi Makanan yang Dikonsumsi Anak

Supply nutrisi anak benar-benar perlu kita perhatikan. Parent bisa siapkan jurnal makanan untuk seluruh anggota keluarga, dan memastikan apa yang ada dalam jurnal makanan tersebut tercapai dengan sempurna. Sedikit strict kedengarannya. Kedisiplinan ini bisa Anda berikan porsi 80 persen. Sisanya? Ada momen dimana anak ingin bebas dan menjadi diri mereka sendiri. Sesekali biarkan anak konsumsi makanan yang mereka suka, pergi ke acara ulang tahun temannya dengan menu makanan yang mungkin tidak sesuai dengan jurnal makanan yang kita siapkan. Berikan porsi 20 persen untuk kebebasan anak tersebut.

Menjalankan hidup dengan begitu bebas dan hanya menuruti keinginan diri sendiri akan membuat anak semakin tidak terkontrol. Jika kita memberikan kebebasan sesekali saja, momen tersebut akan lebih dirindukan oleh anak, secara kesehatan mereka tetap terkendali, dan dari segi psikis mereka tetap merasa happy. Anda bisa manfaatkan momen 20 persen ini sebagai reward saat anak mencapai target positif tertentu yang diinginkan.

6. Pilih Jenis Olahraga yang Menyenangkan

Olahraga penting bagi kesehatan tulang dan otot, memperbaiki mood dan emosi positif, menghindari stres, dan mencegah berbagai macam penyakit. Anda sekeluarga ingin sehat? solusinya tidak lain adalah dengan berolahraga secara teratur.

Anak-anak mungkin sedikit bosan dengan gerakan olahraga seperti yang umum mereka tonton di gym dan televisi. Sehingga semangat olahraganya menurun dan enggan berolahraga. Pilih jenis olahraga yang menyenangkan menurut mereka. Anda bisa  sinergikan tujuan ini dengan hobby anak seperti bermain taek wondo, balet, atau dengan seni berkuda dan menembak.

Selain manfaat kesehatan yang di dapat, anak-anak merasa happy saat melakukannya, dan meningkatkan fokus anak selama berolahraga. Ajak anak bermain itu setidaknya dua kali dalam seminggu.

7. Biasakan Anak Cukup Minum Setiap Hari

9 Cara Efektif Menjaga Kesehatan Anak Sejak Dini2

Anak-anak mungkin kurang paham kenapa harus konsumsi cukup air. Sedikit sulit mengedukasi anak untuk konsumsi air mineral yang cukup karena secara rasa memang hambar, tidak seperti susu kaya rasa atau seperti es krim yang nikmat.

Lalu bagaimana cara efektif agar anak bersedia konsumsi cukup air? Minta anak untuk cek air kencingnya saat buang air kecil. Jika anak-anak menjawab air seni-nya berwarna kuning, segera minta mereka untuk konsumsi banyak air agar air seni kembali jernih.

8. Buka Jendela Rumah

Kesehatan anak dan keluarga bergantung dari bersih tidaknya udara yang dihirup setiap harinya. Kondisi udara yang kita hirup mempengaruhi mood kita setiap harinya. Tidak jarang, udara yang ada di dalam rumah jauh lebih kotor dibandingkan dengan udara di luaran sana. Gunakan kipas angin, perbanyak ventilasi, buka jendela kamar, dan sediakan tanaman dalam ruangan untuk menjaga udara agar tetap segar. Cara tersebut membantu udara dalam ruangan agar tetap bersih dan segar.

9. Batasi Konsumsi Gula

Makanan yang manis memang lezat rasanya. Anak-anak biasanya menyukai jenis makanan ini dan mengonsumsinya setiap waktu, entah dalam bentuk permen, es krim, kue, atau makanan manis lainnya.

Jaga kesehatan anak dengan cara membatasi konsumsi gula yang dikonsumsi. Ini karena konsumsi gula dapat menurunkan kapasitas sistem imun tubuh dalam menghadapi virus. Riset membuktikan anak-anak yang konsumsi gula lebih banyak rawan terserang penyakit.

Kesehatan anak dan keluarga adalah prioritas. Tips di atas bantu Anda dan si kecil untuk menjalani hidup sehat setiap harinya. Keluarga sehat, anak sehat, sehingga aktivitas sehari-hari berjalan sesuai dengan harapan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.