8 Tema Makalah Keluarga tentang Anak yang Menarik Untuk Dibaca

Posted on

Makalah Keluarga

8 tema makalah keluarga tentang anak yang menarik untuk dibaca

Makalah keluarga menarik sekali untuk dijadikan referensi terkait dengan keluarga yang Anda bina saat ini. Membina rumah tangga dengan orang yang dulunya benar-benar asing bagi Anda tentu bukanlah hal yang mudah. Pasangan yang saat ini menjadi suami atau istri kita, (mungkin) hidup dan tumbuh dengan kultur sosial yang (bisa jadi) sangat berbeda. Darisini, bukan tidak mungkin saat berumah tangga dibutuhkan banyak pengetahuan untuk beradaptasi dengan pasangan masing-masing, agar tidak terjadi konflik apalagi perpisahan. Idealnya, pasangan yang menikah ingin bahagia dan langgeng sampai akhir hayat. Salah satu cara praktis untuk membina keluarga idaman adalah dengan banyak membaca referensi seperti makalah keluarga dengan tema-tema penting yang sering dihadapi saat ini.

Memperbanyak referensi seputar keluarga sejatinya adalah berusaha untuk meningkatkan kualitas dari keluarga yang sedang dibangun saat ini. Setelah referensi dibaca, langkah selanjutnya adalah dengan sering-sering mempraktikkan wawasan yang diperoleh. Berkeluarga bukan hal yang mudah. Ada tanggung jawab yang luar biasa dalam membangun rumah tangga. Tidak hanya yang berhubungan dengan diri pribadi, tetapi juga dengan pasangan, anak-anak dan jalinan hubungan vertical yang dipertanggungjawabkan di hari kemudian.

Tema seputar keluarga sangat beragam dan tidak secara spesifik di bahas di bangku sekolah. Dimensi keluarga yang rumit itu harus Anda kuasai materinya sehingga saat Anda dibenturkan dengan konflik keluarga dari segala sisi Anda siap menghadapinya. Caranya? Memperbanyak membaca makalah keluarga dengan tema yang bervariasi dan sering dialami oleh keluarga saat ini, seperti 8 tema dibawah ini. 

 1.   Pendidikan anak

Pendidikan anak adalah faktor penting yang menjadi prioritas orang tua. Pendidikan anak identik dengan banyak hal, mulai dari status sosial dalam masyarakat, kemapanan orang tua, moralitas anak, dan profesi yang menggiurkan di masa mendatang. Orang tua mengambil peran yang besar dalam pendidikan anak. Orang tua yang bertanggung jawab mempertimbangkan pendidikan anak dengan sebaik-baiknya, mulai dari pendidikan formal hingga pendidikan non formalnya.

Sering kali orang tua bingung dalam memutuskan dimana tempat pendidikan yang tepat untuk si kecil. Ini adalah bahasan yang menarik yang banyak ditulis dalam makalah, artikel, dan buku-buku seputar parenting untuk memberikan solusi atas permasalahan tersebut. Dalam memilih tempat pendidikan anak, entah itu formal maupun informal, langkah yang bisa dilakukan adalah dengan melihat tujuan yang ingin dicapai. Apakah orientasi akhirnya adalah pemahaman agamanya yang mendalam, pemahaman mapel umumnya yang bagus, ataukah psikomotoriknya yang dioptimalkan. Makalah keluarga atau sumber referensi apapun yang berisi tentang “solusi memilih pendidikan yang tepat untuk anak” adalah bacaan yang cocok untuk masalah Anda yang satu ini.

Bagaimana gambaran jiwa, hati, dan pikiran anak di masa mendatang dipengaruhi oleh pendidikan yang Anda pilihkan untuk mereka. Dimanakah mereka akan belajar? Tergantung apa tujuan yang ingin Anda capai dan apa passion yang dimiliki si kecil.

2.   Kesehatan Anak

Makalah keluarga tentang kesehatan anak adalah bacaan yang menarik untuk dibaca. Orang tua adalah orang yang paling khawatir saat anaknya jatuh sakit, apalagi saat anaknya masih bayi. Anak-anak itu hanya merengek, menangis tanpa berkata apa yang sedang dirasakannya saat ini. Sudah pasti sebagai orang tua Anda akan merasa bingung, dan ingin agar masalah si kecil segera tertangani.

Tema kesehatan anak mencakup tips-tips menjaga kesehatan anak, penyakit ringan maupun berat yang sering dialami si kecil, sampai pada cara mengatasinya. Sebagai orang tua yang siaga, Anda disarankan membaca banyak makalah keluarga mengenai kesehatan anak. Ini akan membantu Anda memperkecil risiko si kecil terserang penyakit berbahaya, dan mengantisipasi agar tidak sampai terjangkit penyakit yang tidak diinginkan.

Tips seputar kesehatan dan solusinya bisa Anda terapkan dala kehidupan sehari-hari sebelum mengambil tindakan medis yang lebih serius. Dengan referensi yang Anda miliki, Anda bisa lebih siap dengan kemungkinan yang akan terjadi di masa mendatang terkait kesehatan anak.

3.    Pergaulan Anak

Pergaulan anak masa kini perlu pemantauan ekstra. Anak-anak perlu mendapatkan perhatian yang cukup dari kedua orang tuanya, terlebih lagi saat masih anak-anak dan memasuki fase remaja. Ada faktor eksternal dan faktor internal yang berpengaruh disini. Sebisa mungkin sebagai orang tua, Anda harus membuat jurang yang lebar antara anak dan faktor-faktor tersebut. Faktor eksternal bisa berupa pengaruh negatif dari teman-temannya. Sedangkan faktor internal berasal dari diri si kecil dan mungkin juga Anda sebagai orang tua yang sibuk dengan urusan dan pekerjaan masing-masing.

Dampak dari pergaulan anak yang tidak terkontrol adalah pola pikir, dan kebiasaannya yang tidak sesuai dengan norma masyarakat dan nilai-nilai dalam agama. Jika dampak buruk itu akhirnya menimpa anak Anda, image keluarga yang dipertaruhkan. Parahnya lagi, anak akan sulit diarahkan dan masa depannya pun terancam. Harapan orang tua yang dibebankan pada anak musnah seketika.

Agar dampak buruk pergaulan anak tidak sampai menimpa anak Anda, lakukan tindakan preventif dengan cara membekali diri dengan pengetahuan yang cukup seputar pergaulan anak. Salah satu referensi yang bisa Anda baca adalah makalah keluarga dengan tema pergaulan anak. Agar kemampuan si kecil lebih optimal, dan agar si kecil menemukan peranannya di masa mendatang, cobalah untuk meluangkan waktu dan meninggalkan rutinitas lain yang menyita waktu Anda bersama buah hati tercinta (karena anak adalah titipan yang paling berharga).

4.   Lingkungan yang Kondusif bagi Anak

Menciptakan lingkungan yang kondusif bagi anak adalah kewajiban Anda sebagai orang tua. Lingkungan yang kondusif adalah syarat agar anak nyaman berada di rumah, selalu merindukan rumah dan apapun yang ada di dalamnya. Lingkungan kondusif akan mengalihkan keinginan si kecil untuk bermain di luaran sana. Saat si kecil bermain di luar, besar kemungkinan si kecil akan mengalami “kontaminasi” kebiasaan negatif dari teman-temannya.

Bagaimana membentuk lingkungan keluarga yang kondusif? Makalah keluarga dengan tema lingkungan kondusif akan membantu Anda dalam mendesain kediaman agar lebih nyaman bagi anak. Lingkungan keluarga yang kondusif tidak lepas dari faktor fisik dan faktor psikis yang saling mendukung.

Faktor fisik adalah keterpenuhan fasilitas yang ada di dalam rumah, rumah yang bersih dan rapi, dst. Sedangkan untuk faktor psikisnya adalah suasana yang penuh kasih dan sayang yang selalu dibangun, kondisi saling mengerti satu sama lain tanpa ada pembicaraan nada tinggi dan saling menyalahkan.

Segala sesuatu butuh proses, ke-alfa-an di masa lalu bisa Anda perbaiki dari sekarang. Salah satunya adalah dengan memperbanyak membaca referensi mengenai keluarga dan anak lalu memperbaiki apa yang semestinya diperbaiki.

5.    Fashion Anak

8 tema makalah keluarga tentang anak yang menarik untuk dibaca 2

Memiliki momongan adalah berkah tersendiri bagi Anda dan pasangan. Anak adalah wujud regenerasi dan tempat menitipkan harapan orang tua di masa mendatang, juga merupakan simbol hiburan dan kebahagiaan.

Sudah bukan rahasia lagi bahwa capek sepulang kerja bisa diobati dengan melihat senyum manja si kecil, menggemaskan sekali. Disinilah fungsi anak sebagai kebahagiaan bagi orang tuanya. Anda pun akan memiliki hiburan tersendiri saat bisa bereksperimen dengan fashion anak yang imut dan lucu.

Dalam makalah keluarga atau referensi keluarga yang lain, Anda bisa dapatkan referensi mengenai fashion anak yang sesuai dengan postur tubuh si kecil. Anda bisa mix and match kostum mulai dari kepala hingga kaki. Atau, Anda bisa rancang sendiri busana si kecil jika memang Anda memiliki kapasitas untuk melakukannya. Di akhir eksperimen, saat Anda memakaikan gaun pilihan Anda pada si kecil, Anda akan merasa puas, bahagia, dan ingin mengulanginya lagi dan lagi.

6.   Kenakalan Remaja

Tema kenakalan remaja dan pergaulan anak dalam makalah keluarga sejatinya saling bersinergi satu dan yang lainnya. Kenakalan remaja lebih menekankan bentuk bentuk fisiknya, sedangkan pergaulan anak lebih ke penyebab dari baik dan buruknya dampak dari pergaulan itu kepada si kecil.

Kenakalan remaja adalah tema yang menarik untuk diketahui. Tidak hanya menarik, tetapi sekaligus mengkhawatirkan bagi orang tua yang sedang menghadapi permasalahan serius ini. Bentuk bentuk kenakalan remaja adalah seperti berkata kotor, kurang etikanya saat berhadapan dengan orang tua, memakai narkoba, pecandu minuman keras dan free sex. Keadaan seperti inilah yang meresahkan.

Mari bersama-sama kita pelajari apa saja yang menyebabkan anak-anak terjebak dalam lembah hitam itu. Lakukan tindakan antisipatif agar nantinya si kecil berjarak dan tidak sekalipun bersinggungan dengan penyebab dari kenakalan remaja itu. Proteksi sejak dini itu penting, sebelum Anda kehilangan masa depan cemerlang anak-anak kesayangan Anda.

7.    Prestasi Anak

Rasanya bangga jika kita sebagai orang tua diberkahi dengan anak yang penuh dengan prestasi gemilang dalam proses belajarnya. Entah itu dalam pendidikan formal maupun informalnya. Prestasi anak yang tidak sebaik teman-temannya yang lain pun bisa diusahakan dengan kerjasama yang bagus antar anak dan orang tua.

Orang tua bisa memberikan apresiasi pada si kecil dalam bentuk reward saat yang bersangkutan mencapai target tertentu. Ini akan menjadi stimulus untuk bisa lebih maju. Atau, Anda berikan si kecil buku bacaan, atau makalah keluarga yang berisi kisah anak-anak yang berprestasi. Biarkan si kecil membacanya dengan seksama dan biarkan mereka menemukan semangatnya sendiri untuk mencapai prestasi terbaiknya.

Prestasi identik dengan sesuatu yang positif dan kemudahan yang akan diperoleh di masa mendatang. Support anak sejak dini untuk selalu berprestasi dengan cara-cara yang lembut dan tidak memaksa. Paksaan yang Anda berikan secara bertubi-tubi hanya akan mematahkan hati si kecil yang akhirnya membuat jurang pemisah antara orang tua dan anak. Lambat laun, anakpun merasa bukan bagian dari diri Anda dan memperlakukan Anda seperti orang lain baginya, tidak ada kedekatan psikis disini.

8.   Memotivasi Anak

Cara memotivasi anak memang harus disesuaikan dengan tipikal anak dan juga dengan usianya. Anda bisa memperbanyak referensi cara berkomunikasi yang baik dengan anak agar anak tidak merasa ter-intimidasi. Cobalah memberikan motivasi kepada si kecil dengan terlebih dahulu mendengarkan apa masalah yang sedang mereka hadapi. Darisitu, Anda bisa menilai apakah anak Anda adalah tipikal pribadi yang cuek, sensitive, pemarah, dewasa, dst yang tentunya memerlukan cara penanganan yang berbeda-beda. Berikan motivasi agar hati si kecil yang terasa ciut itu menjadi lebih longgar dan lebih percaya diri. Temukan solusi yang pas untuk anak dengan membaca makalah keluarga.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.