Kiat Sukses Lolos Seleksi Beasiswa S2 Ke Luar Negeri!

Posted on

Beasiswa S2

Kiat Sukses Lolos Seleksi Beasiswa S2 Ke Luar Negeri!

Bicara pendidikan yang ditempuh, jika ada kesempatan, saya, kamu, kalian, dan kita semua ingin meraih pendidikan yang setinggi-tingginya, benar bukan?. Umumnya, pendidikan yang tinggi mencirikan kualitas hidup yang lebih baik lagi di masa mendatang. Siapa saja yang menempuh pendidikan tingkat lanjut sampai pada sarjana, magister, doktor dan profesor image-nya sudah pasti intelek, keren, dan menempati posisi prestisius saat sedang berada di tempat kerja.

Klaim masyarakat mengatakan, siapa saja yang terlibat dalam lingkungan akademik identik dengan mereka yang memiliki kepandaian, mampu membawa perubahan, dan memiliki masa depan yang cerah. Saat ditanya, apakah kita ingin memiliki masa depan yang cerah atau suram di masa mendatang? Jawabannya sudah pasti ingin memiliki masa depan yang bersinar, mandiri dan penuh keberuntungan. Manusiawi saya kira jika kita ingin memiliki masa depan yang lebih baik yang salah satu caranya adalah dengan menempuh pendidikan setinggi-tingginya.

Mayoritas orang ingin sekolah dan menempuh pendidikan setinggi-tingginya, termasuk di dalamnya adalah saya dan kita semua. Sayangnya, tidak semua orang mendapatkan kesempatan emas itu. Jangankan untuk kuliah, biaya hidup sehari-hari saja naik turun, kadang ada dan kadang sampai hutang-hutang.

Wajar saya kira jika si A yang tergolong orang tuanya kurang beruntung iri kepada si B yang mana orang tuanya kara raya.  Ini juga yang saya rasakan saat sempat urung program magister di universitas ternama di Jakarta karena terkendala biaya. Biaya pendidikan yang mahal seringkali menjadi kendala remaja yang ingin menempuh jenjang pendidikan yang lebih tinggi lagi.

Kabar gembiranya, apresiasi datang dari berbagai pihak. Apresiasi itu ditujukan kepada anak bangsa yang kurang beruntung secara finansial, maupun bagi putra putri Indonesia yang memiliki prestasi akademik yang bagus baik di ranah lokal maupun nasional. Bentuk uluran tangan dari lembaga formal dan non formal ini tidak hanya dalam bentuk beasiswa dalam negeri, tetapi juga beasiswa luar negeri untuk segala jenjang.

Bicara beasiswa s2 luar negeri tentunya tidak mudah untuk menembusnya. Pesaingnya sangat banyak dan dengan persyaratan yang tidak mudah. Mereka yang berkesempatan mendapatkan tiket beasiswa sudah pasti memiliki kelebihan.

Faktanya ya, mendapatkan beasiswa karena prestasi sudah pasti keren. Apalagi jika beasiswa yang diterima bukan beasiswa local, tapi internasional. Nilai jualnya pun lebih tinggi beasiswa s2 luar negeri saat ijazah di lempar ke meja profesi dibandingkan dengan ijasah lokal.

Dari sudut pandang yang melihat, secara prestasi yang bersangkutan lebih unggul dari yang lain, dan secara pengalaman pun tidak perlu ditanya. Setiap hari mereka berinteraksi dengan banyak orang asing dari berbagai negara, dan dengan background budaya yang berbeda-beda. Pikiran yang terbuka dan luas inilah yang diperlukan saat sedang menekuni profesi tertentu agar semakin berkembang.

Kamu ingin melanjutkan study dan lolos mendapatkan beasiswa s2 luar negeri? Tidak ada usaha yang mengkhianati hasil. Yuk, coba kiat lolos beasiswa s2 luar negeri bergengsi dengan cara ini. Simak ya!

1. Mantapkan Niat Sejak Dini

Masa depan yang cerah pastinya perlu persiapan sejak dini. Pikiran yang fokus dan cita-cita yang konsisten bantu kalian mencapai target dengan lebih mudah melalui usaha yang maksimal. Terlebih dahulu mantapkan niat, kemana kalian akan menempuh pendidikan setelah S1, apakah di dalam atau di luar negari, dan apa jurusan yang di inginkan.

Jika memilih beasiswa s2  luar negeri, persiapan harus lebih matang. Mulai dari nilai IPK yang memenuhi syarat, dan persyaratan administrasi yang lain termasuk juga sertifikat kemampuan bahasanya.

Sesuatu yang besar itu tidak bisa disiapkan secara mendadak. Kalian perlu persiapan yang matang dan jauh-jauh hari. Untuk itu, definisikan terlebih dahulu bagaimana gambaran masa depan yang kalian inginkan sejak kali pertama duduk di bangku kuliah. Ini akan membantu kalian fokus mencapai target dengan lebih cepat dan lebih maksimal lagi.

Setelah mengetahui dimana beasiswa s2 yang ingin kalian apply setelah lulus, pelajari apa saja syarat yang dibutuhkan dan berusahalah semaksimal mungkin untuk hasil yang terbaik di setiap persyaratan yang diajukan. Tentu saja perlu sedikit kerja keras disini, dan kalian akan menuai buahnya nanti saat usaha itu di ganjar dengan lolos menjadi mahasiswa magister via beasiswas s2 di luar negeri. Wow, amazing!

2. Sertifikat Bahasa Asing

Beasiswa s2 luar negeri meng-syaratkan calon pesertanya menguasai bahasa pengantar dengan fasih. Ya, ini adalah syarat mutlak yang tidak bisa di tawar. Alasannya sangat logis, kamu yang sudah menguasai bahasa pengantar pendidikan di negara tujuan otomatis siap mengikuti materi pendidikan di universitas yang bersangkutan. Bukan mempersulit persyaratan pengajuan beasiswa saya kira, tetapi mempermudah kita selama proses pembelajaran selanjutnya.

Kendala dalam bidang bahasa ini nantinya akan berpengaruh pada daya serap dan pemahaman materi yang disampaikan di lembaga pendidikan tersebut.  Beberapa standar pemahaman bahasa inggris sebagai syarat apply beasiswa biasanya menggunakan TOEFL, TOEIC, ITP, IELTS, dan masih banyak lagi jenisnya.

Pelajari terlebih dahulu apa persyaratan yang diajukan oleh pihak universitas tertuju, khususnya untuk syarat administrasi kemampuan bahasa asing- nya. Pelajari berapa standar minimal nilai yang harus kalian capai. Ikuti tes di lembaga yang sudah diakui dengan persiapan yang matang dan jauh-jauh hari. Jika standar nilai terendahnya adalah 450 untuk ITP, usahakan nilai yang kalian dapatkan lebih dari itu. Mengingat, skop pesaingnya adalah tingkat dunia dengan grade nilai yang sudah pasti melebihi rata-rata.

Saat ini, IELTS adalah sertifikat kemampuan bahasa asing yang banyak disyaratkan bagi para pelamar di Amerika, Eropa dan Amerika Serikat. Untuk biaya program IELTS sendiri cukup mahal, yaitu kurang dari 3 juta dengan masa berlaku yang hanya 2 tahun lamanya. Kalian yang sudah memiliki IELTS dengan skor minimal 6,5, cobalah apply beasiswa sebanyak-banyaknya pada rentang waktu tersebut. Nilai skor IELTS yang diminta untuk masing-masing bidang studi yang dituju berbeda-beda. Pahami berapa nilai minimal untuk bidang study yang dituju agar lolos seleksi administrasi di kampus itu.

3. Gambaran Pekerjaan di Masa Mendatang dan Jurusan yang Diambil

Memang, selain untuk mendapatkan ilmu dari bangku kuliah, kuliah menjadi jembatan agar mempermudah mendapatkan pekerjaan. Apakah kita tidak ingin mandiri dan membina rumah tangga dengan jerih payah sendiri? wajarnya, kita semua menginginkannya.

Selain memiliki pandangan dimanakah kalian akan menempuh pendidikan tinggi nantinya, pandangan tentang pekerjaan di masa mendatang mempermudah kalian untuk memilih di universitas mana akan belajar dan memilih jurusan apa.

Memilih jurusan di kampus tertentu, pertimbangannya adalah dengan melihat background kampus, mengukur kemampuan diri pada jurusan tersebut, dan mempertimbangkan apa kiranya profesi yang diambil di masa mendatang.

Pengetahuan pada strata 1, semakin mendalam jika di dukung dengan jurusan yang linear pada s2-nya. Pilih beasiswa s2 yang sesuai dengan jurusan s-1 agar tidak mengalami kesulitan saat memahami materi. Atau, pilih yang serumpun dengan jurusan yang kalian ambil sebelumnya.

Menjadi profesional di bidang tertentu dengan mengambil spesifikasi jurusan yang sama meningkatkan nilai jual kita. Sumber daya manusia dengan kualifikasi tersebut masuk dalam kualitas SDM profesional dengan nilai jual yang tinggi.

Pekerjaan yang di idamkan di masa mendatang biasanya tidak jauh dari minat masing-masing orang. Dari minat tersebut, kalian mampu membaca apa jurusan yang ingin di ambil. Mengambil jurusan pada strata 2, tentunya ditentukan oleh jurusan yang sudah di ambil di strata sebelumnya.

Alih jurusan apalagi dengan rumpun yang berbeda akan sangat menyulitkan. Baik itu saat proses pemahaman materi di bangku kuliah, maupun saat mencari pekerjaan.

4. Buat Agenda Persiapan

Melamar beasiswa s2 luar negeri tidaklah singkat jika ingin hasil yang didapatkannya maksimal. Buat agenda persiapan yang matang. Rajin cari informasi beasiswa dan mulailah mengumpulkan persyaratan saat itu juga. Persyaratan di mulai dari sertifikat kemampuan bahasa asing, dan pembuatan esai. Dua-duanya tidak bisa dilakukan dalam waktu singkat dan asal jadi jika ingin hasilnya tidak mengecewakan.

Agendakan waktu untuk belajar tes kemampuan bahasa, dan buat esai yang berbobot. Nantinya, berkas yang kalian kirim itu menjadi penentu apakah kalian dinyatakan layak menerima beasiswa s2 pada tahun yang sama atau tidak. Persiapan yang maksimal dan jauh-jauh hari tentu berbeda hasilnya saat menyiapkan segala sesuatunya secara mendadak.

5. Motivation Letter yang Berkualitas

Media mempromosikan diri pada tim penyeleksi salah satunya melalui motivation letter yang kita buat. Disitu, kalian tuangkan sisi positif diri sendiri, pengalaman yang dimiliki dalam bidang kepemimpinan, dan konstribusi yang kalian berikan untuk masyarakat secara umum. Selain itu, hubungkan antara pengalaman tersebut terkait dengan jurusan yang di apply. Apa manfaatnya jika kalian mengambil jurusan itu dalam mendukung profesi yang di inginkan di masa mendatang.

Motivation letter sama pentingnya dengan surat rekomendasi. Biasanya, surat rekomendasi tersebut setidaknya berasal dari dua orang yang tau betul bagaimana kemampuan akademik pelamar, serta peran serta yang diberikan kepada masyarakat. Siapa yang memberikan rekomendasi dan apa yang mereka katakan tentang kalian akan sangat berpengaruh di mata penyeleksi beasiswa s2.

6. Teman Belajar Berpengalaman

Apply beasiswa s2 luar negeri bukan hal yang mudah. Dalam prosesnya, setidaknya kalian dipandu oleh rekan berpengalaman dan mendukung proses seleksi beasiswa tersebut. Tanyakan padanya apa yang harus ditanyakan. Minta pendapatnya tentang esai atau motivation letter yang kalian buat. Mereka akan memberikan masukan mana bagian yang harus dikurangi dan mana yang sebaiknya di tambah. Apa saja yang sebaiknya dicantumkan dalam esay tersebut dan apa yang tidak.

Mendapatkan kesempatan meraih beasiswa s2 ke luar negeri adalah kesempatan emas bagi kalian yang ingin menempuh jenjang selanjutnya. Secara keilmuan dan nilai jual di masyarakat, alumnus luar negeri tentunya lebih di apresiasi dibandingkan dengan mereka yang berasal dari universitas local. Agar lolos seleksi, siapkan persyaratan administrasi selengkap mungkin dan perhatikan pula tanggal pengirimannya. Jangan sampai tanggal tersebut melampaui batas pengiriman berkas sesuai ketentuan pihak penyeleksi. Tips lolos beasiswa s2 di atas semoga membantu proses pencarian beasiswa kalian ya teman. Keep spirit!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.