Kerja: 9 Cara Memotivasi Diri saat Sedang Nggak Mood Bekerja

Posted on

Kerja

Kerja 9 Cara Memotivasi Diri saat Sedang Nggak Mood Bekerja

Motivasi adalah sesuatu yang sulit dipahami. Seperti halnya “cinta” dan “rindu” yang dialami oleh mereka yang sedang jatuh hati. Bahaya sekali saat diri tidak termotivasi untuk bekerja. Apalagi saat sedang banyak demand dari anggota keluarga yang sifatnya mendesak. Iya kalau ada aset yang bisa dijadikan jaminan, kalau tidak ada? Mau tidak mau kita harus kerja dengan giat untuk meng-cover kebutuhan tersebut.

Sedikit cerita, ada tetangga yang seringkali curhat ke saya. Seorang ibu rumah tangga yang sekaligus wanita karir dengan dua anak yang masih duduk di kelas 5 dan 6 SD. Mama muda ini adalah tipikal pekerja keras. Sedangkan suaminya lebih santai atau cenderung kurang motivasi untukkerja. Akibatnya, hari-harinya tidak lepas dari konflik. Karena apa? Karena kurangnya motivasi dan pandangan pesimistis.

Andai kita mampu merangkul motivasi itu setiap hari, target akan tercapai dan kebutuhan keluarga akan ter-cover dengan baik. Tapi apa daya, kita tidak bisa memilikinya setiap saat (wait, Anda mungkin salah satu pribadi yang beruntung dan menjalani hidup dengan motivasi dan semangat yang konsisten? boleh banget nih bagi tipsnya di kolom komentar!).

Satu saat saya dan Anda mungkin sedang tidak bersemangat. Kita mencoba membangkitkannya dengan memaksa diri membuka laptop, mulai typing, namun hasilnya tetap nge-blank. Menulis satu kalimat saja perlu waktu berpuluh menit dan rasanya ada yang kurang srek. Itu wajar!. Tetapi, kondisi yang sedang tidak mood atau kurang motivasi itu tidak seharusnya dibiarkan.

Anda bisa mengembalikan mood dengan berbagai trik. Jika ditanya, apakah Anda ingin menjalani hari dengan motivasi kerja yang kurang? Tentu jawabannya tidak! Untuk mengatasinya, coba yuk tips berikut ini!

1. Pekerjaan Anda berat? Tidak! Pekerjaan Anda adalah Sesuatu yang Menyenangkan

Yuk, bersihkan pikrian dari sugesti yang menyatakan pekerjaan Anda adalah pekerjaan yang berat. Mindset tersebut akan menurunkan motivasi dan energi yang Anda miliki. Ada rasa enggan yang dirasakan sebelum memulai pekerjaan.

Jangan berfikir bahwa kerja tersebut berat. Pikirkan bahwa pekerjaan itu adalah perantara bagaimana Anda akan menjadi apa yang Anda impikan. Pastikan Anda tidak berfikir apa yang Anda kerjakan bukanlah sesuatu yang sulit dan membuat frustasi.

Tanamkan pada diri bahwa ada satu kebanggaan saat berhasil menyelesaikan pekerjaan dengan baik. Ubah mindset tersebut dan tanamkan pada diri bahwa pekerjaan itu adalah sesuatu yang benar-benar menyenangkan, bukan pekerjaan yang membosankan. Anggap ini adalah teka teki yang harus Anda pecahkan dan merupakan bagian dari perjalanan hidup Anda.

2. Break Down Goal yang Global

Perempuan yang sedang menjalani diet disarankan untuk makan dalam porsi yang kecil namun sering. Hasilnya jauh berbeda dengan konsumsi makanan dalam porsi besar namun hanya makan beberapa kali saja. Saat Anda ingin mencapai goal yang lebih besar, Anda bisa memulainya dengan mem-breakdown-nya menjadi tujuan-tujuan kecil.

Memiliki tujuan yang besar dan tidak mudah dicapai, secara psikis kita akan merasa berat, beban, dan bingung mulai darimana. Cara praktis merealisasikan itu adalah dengan mem-breakdown goal menjadi tujuan yang kecil-kecil. Ini memberikan efek yang lebih ringan, tidak beban dan lebih realistis dengan catatan Anda tidak menunda waktu untuk memulainya.

Ada istilah consumable goals dimana saat Anda menjalani proses untuk mencapai tujuan tersebut Anda bisa menikmati prosesnya, progresnya, dan ada rasa lega saat Anda mampu menyelesaikan detail demi detail dari tujuan tersebut.

Seringkali, kita menjadi terlalu banyak konsep dan panjang pikir karena goal yang ingin kita capai begitu besar namun kita pribadi kebingungan untuk memulainya. Kerja yang banyak dan terasa berat bisa Anda selesaikan step by step mulai dari bagian yang sederhana sampai yang menurut Anda paling complicated.

3. Perbanyak Membaca

Bingung apa korelasi antara membaca dan produktif bekerja? Pertanyaan itu seringkali ditanyakan saat saya sharing cara memotivasi diri untuk kerja utamanya untuk poin ini kepada teman-teman. Saran saya agar mereka termotivasi untuk kerja adalah dengan meluangkan waktu membaca setidaknya satu jam dalam sehari. Bagi pemula, Anda bisa membiasakan membaca setidaknya 20 menit setiap harinya.

Kapan waktu yang paling pas untuk membaca? Anda bisa membaca di pagi hari sebelum anggota keluarga yang lain terbangun. Waktu tersebut cukup kondusif bagi Anda yang ingin fokus dan konsentrasi pada apa yang Anda baca. Anda harus membiasakan diri melakukan aktivitas ini agar kebiasaan tersebut berjalan setidaknya selama 1 bulan lamanya. Saat sudah terbiasa, Anda akan merasakan manfaat membaca dan aktivitas ini secara tidak langsung telah menjadi rutinitas atau kebiasaan, tidak lagi menjadi beban.

Banyak sekali orang sukses di dunia ini yang memiliki kebiasaan membaca dan mengambil manfaat dari apa yang ada di dalamnya. Saat sedang menghadapi masalah, Anda bisa mencari jalan keluar dari buku atau bacaan lain yang berkorelasi dengan masalah tersebut.

Alhasil, masalah akan diselesaikan dengan penuh pertimbangan, sistematis, dan logis, sehingga Anda tidak lagi menemui jalan buntu apalagi mengatasi masalah dengan cara yang tidak relevan. Saat masalah selesai, mood kerja yang semula kurang baik akan membaik dengan sendirinya. Buku seolah memberikan energi pada kehidupan Anda.

Secara kasat mata, membaca seolah seperti aktivitas yang tidak produktif dan tidak ada korelasinya sama sekali dengan kerja.  Satu ketika Anda perlu menjalani trik yang tampak sama sekali tidak berhubungan dengan tujuan Anda. Kebiasaan membaca memberikan efek jangka panjang pada proses dan pola pikir. Yang jelas, apa yang Anda dapatkan dari membaca begitu meng-inspirasi di semua area kehidupan Anda.

4. Abaikan Hal-hal yang Tidak Berguna

Melakukan sesuatu yang tidak ada relasinya sama sekali dengan visi misi yang ingin kita capai faktanya menghabiskan begitu banyak energi. Cross check daftar kegiatan yang seharusnya Anda lakukan untuk mencapai tujuan tersebut. Ketahui apa saja aktivitas yang tidak memberikan kontribusi pada tujuan Anda dan hindari kebiasaan tersebut.

Secara tidak langsung, Anda akan merasa termotivasi untuk melakukan aktivitas yang berhubungan dengan tujuan yang ingin Anda capai.

Amati daftar aktivitas apa saja yang harus Anda lakukan dan apa yang tidak sebaiknya Anda kerjakan. Jauhi aktivitas yang membuat Anda tidak termotivasi untuk kerja. Bukan hal yang baik jika Anda menulis downline untuk mencapai misi tersebut namun Anda tidak tau harus memulai dari part mana dulu. Starting point harus Anda pilih dengan penuh pertimbangan agar lebih termotivasi untuk kerja.

5. Kontrol Waktu Bekerja

Kerja 9 Cara Memotivasi Diri saat Sedang Nggak Mood Bekerja2

Saat sedang semangat, energi rasanya tidak akan habis dan kita senantiasa termotivasi untuk kerja sepanjang waktu. Semangat be-kerja memang bagus. Namun tidak sebaiknya kita meng-forsir diri sebab ada fisik yang harus kita jaga kondisinya agar senantiasa sehat.

Anda bisa membatasi diri untuk bekerja 7-8 jam sehari selama satu minggu. Meski sebenarnya Anda mampu bekerja lebih dari itu, namun kontrol waktu perlu Anda lakukan agar pikiran senantiasa fresh, tubuh selalu sehat, mood bagus, dan motivasi kerja terjaga.

Tidak masalah jika sekali waktu Anda lembur untuk menyelesaikan kerjaan, namun tidak untuk dilakukan setiap hari. Ambil jeda agar fisik tidak tersiksa dan Anda pun bisa menikmati hasil kerja Anda dengan senang dan bahagia.

6. Lakukan Sekarang Juga

Tips yang satu ini terdengar klise. Faktanya itulah yang harus Anda lakukan saat ini juga. Saat Anda memiliki tujuan dan tau apa yang harus Anda lakukan sebagai starting point, segera lakukan dan jangan tunda lagi!

Ya, setelah Anda tahu apa yang harus dilakukan, segera lakukan itu saat ini juga dan dapati pekerjaan Anda selesai dalam waktu singkat. Pastikan saat menyelesaikan pekerjaan itu Anda tidak sedang memikirkan pekerjaan lain sehingga Anda lebih fokus. Jaga agar pikiran tetap kosong atau tidak ter-intervensi ide-ide lain dan mulailah kerja selayaknya robot yang tidak kenal lelah.

Daripada harus menunggu datangnya semangat atau motivasi, atau menunggu mood melakukan pekerjaan,  akan lebih baik jika Anda mulai bekerja saat ini juga. Selami nikmatnya menyelesaikan proyek atau kerja tersebut karena yang Anda butuhkan sebenarnya adalah keberanian dan kemauan untuk memulai dan keep focus pada apa yang Anda kerjaan.

Salah satu arah datangnya motivasi adalah saat kita sedang bekerja, dan menikmatinya. Tidak terasa pekerjaan yang semula enggan di-kerja-kan menjadi ringan dan cepat selesai. So, kata kuncinya adalah just do it! jangan percaya jika Anda tidak ber-energi atau tidak termotivasi jika Anda belum memulainya.

7. Apresiasi Pencapaian Sekecil Apapun

Jika rewarding itu dilakukan saat Anda mencapai tujuan yang besar, satu hal yang Anda lupakan adalah rasa bahagia menjalani proses kerja yang menyenangkan. Penting bagi Anda untuk memberikan apresiasi pada diri sendiri setidaknya dengan cara bersyukur bahwa step-step kecil itu telah Anda lalui.

Fungsi dari apresiasi ini adalah agar Anda tidak jenuh saat menjalani setiap momen dan sadar bahwa setiap tujuan yang ingin dicapai perlu proses yang panjang dan kerja keras mulai dari hal yang paling kecil.

8. Manfaatkan Waktu Berkualitas yang Dimiliki

Masing-masing orang memiliki “waktu fokus” tersendiri. Rata-rata waktu fokus untuk bekerja adalah 90 menit. Maksimalkan waktu tersebut dan ambil jeda setiap 1,5 jam sekali. Ada banyak kegiatan yang bisa me-refresh pikiran sesuai dengan hobby atau kesenangan masing-masing, seperti berenang, bersepeda, shopping, bermain badminton, dan masih banyak lagi.

Saat  tubuh sudah lelah dan ingin berhenti dari pekerjaan setelah durasi waktu tersebut, segera hentikan aktivitas agar tubuh tidak jenuh pada kerja yang Anda tekuni saat ini.

9. Menjadi Motivator bagi Diri Sendiri dan Orang Lain

Anda mungkin memiliki kapasitas untuk menjadi motivator bagi diri sendiri dan orang lain, namun skill tersebut belum Anda ketahui. Wawasan yang diperoleh dari membaca buku-buku motivasi atau dari mengamati pengalaman orang-orang sukses lebih melekat saat Anda sharing-kan dengan orang lain dalam satu tim.

Orang lain termotivasi oleh kata-kata Anda dan Anda pun semakin semangat untuk mengerjakan apa yang sudah Anda sharing kan dengan teman-teman. Ini akan membangun energi positif saat berada di lingkungan kerja.

Bicara motivasi kerja pada dasarnya bicara tentang manajemen diri. Saat sedang semangat bekerja Anda harus berusaha mengontrol diri agar tidak kerja melebihi kapasitas fisik. Sedangkan saat sedang down, Anda tidak perlu berlama-lama berada dalam kondisi tidak produktif itu yang bisa Anda capai dengan beberapa tips diatas.

 

 

2 thoughts on “Kerja: 9 Cara Memotivasi Diri saat Sedang Nggak Mood Bekerja

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.