Keluarga Family: 19 Tips Cerdas Pebisnis Seimbangkan Bisnis dan Keluarga

Posted on

Keluarga Family

Keluarga Family 19 Tips Cerdas Pengusaha Seimbangkan Bisnis dan Keluargaw2

Permasalahan yang umum dihadapi pengusaha sukses adalah menyeimbangkan bisnis dan kehidupan pribadinya sekaligus. Saat bisnis berkembang, ini adalah momen yang menguras tenaga. Mungkin, Anda akan berpindah dari satu tempat ke tempat lain untuk mendapatkan fasilitas bisnis yang lebih besar lagi, menyewa staf baru, dan terlibat dalam proses produksi yang melelahkan.

Pada saat bersamaan, Anda melihat tujuan dalam berbisnis mulai menampakkan hasil. Anda sibuk dan berpartisipasi dalam setiap aspek bisnis yang Anda kembangkan. Pertanyaannya, apa yang Anda lakukan jika pada saat bersamaan, keluarga Anda berkembang secepat seperti bisnis yang Anda kelola saat ini?

Seorang CEO Entripy Custom Clothing, Jas Brar, pernah mengalami serunya masa sulit ini. Ketiga anaknya lahir saat bisnis Entripy yang digelutinya maju pesat. Income bisnisnya melonjak dua kali lipat setiap tahunnya dan begitupun dengan kehidupan keluarganya yang semakin sibuk dari waktu ke waktu. Dalam ulasan mengenai keluarga family kali ini, saya akan berbagi 19 tips dari para pengusaha sukses saat menghadapi dilema antara kemajuan bisnis dan keluarga family-nya. Simak ya!

1. Keluarga adalah Semangat dalam Bekerja

Mengasuh keluarga family dengan tiga anak kecil bukanlah hal mudah bagi Brar. Baginya, proses ini sangat melelahkan. Namun, keberadaan si kecil layaknya “bahan bakar” yang memicu  untuk bekerja lebih efektif dan efisien. Berkutat dengan tiga anak dalam masa pertumbuhan, mengharuskan dirinya lebih produktif lagi dalam bekerja, menangkap ide cerdas, dan mewujudkan imaginasinya dalam waktu yang sangat terbatas.

2. Kantor dan Rumah, Dua Lokasi yang Berdekatan

Saat akan membeli rumah untuk istri dan tiga orang anaknya, pertimbangan terpenting Brar adalah lokasi rumah tersebut. Rumah yang dibeli berjarak 5 menit dari kantor Entripy. Jarak yang dekat membuatnya leluasa berpindah dengan cepat dari lokasi kerja ke rumahnya. Menurutnya, lokasi rumah dan tempat kerja yang berdekatan adalah tips praktis menjalani dua peranan sekaligus.

Setiap hari, Brar menyempatkan diri makan siang bersama istri tercinta. Dia menyempatkan diri untuk dating malam minggu demi menjaga quality time bersama pasangan. Tidak adil rasanya jika semua tenaga di forsir di kantor. Anda harus membaginya di rumah dengan pasangan yang memberikan support hingga sukses seperti sekarang ini.

3. Percakapan Bisnis dengan Pasangan

Banyak pebisnis yang memisahkan antara urusan bisnis dan keluarganya. Menurut Brar, ini bukanlah cara yang tepat. Urusan bisnis selalu di diskusikan dengan istrinya. Baginya, tidak ada yang tau lebih dalam mengenai Entripy kecuali penyemangat setianya, yaitu istri tercinta. Apakah Anda pebisnis yang memilih memisahkan urusan bisnis dan keluarga? Anda bisa coba tips dari Brar yang satu ini dan rasakan perubahannya pada dunia bisnis dan keluarga family Anda.

4. Bekerja saat Anak-anak Tertidur Lelap

Seringkali, Brar membawa pulang pekerjaan kantornya. Walau begitu, dia tidak pernah membuka laptop dan mengirim email saat sedang bersama istri dan anaknya. Dia melakukannya saat semua anggota keluarga tertidur. Dengan cara ini, perasaan bersalah pada orang yang dicintainya berkurang dan quality time tetap terjaga. Brar menambahkan bahwa, dirinya mungkin mengorbankan waktu untuk tidur, tetapi dia tidak ingin mengorbankan kebersamaan bersama anak-anaknya.

Saat pekerjaan sedang padat-padatnya, Brar berangkat ke kantor jam 4.30 dini hari dan pulang jam 7 sebelum anak-anak berangkat. Dirinya ingin ingin mengawali harinya dengan mengantarkan anak-anak ke sekolah. Baginya, tidak ada yang lebih menyenangkan dalam keluarga family tanpa memulai harinya dengan mengantarkan anak-anak, dan memanjakan si kecil sebelum tidur. Dengan menerapkan apa yang Brar lakukan, Anda tidak akan kehilangan waktu kebersamaan bersama anak dan pekerjaan selesai tepat waktu.   

5. Percayakan pada Orang Lain dan Wakilkan

Seorang pebisnis seringkali ingin melakukan semua hal sendirian. Berbagi pekerjaan dengan orang lain adalah cara tepat untuk menyeimbangkan urusan bisnis dan keluarga family. Anda ragu?

Kuncinya, jika Anda adalah pimpinan yang baik dan menjalankan bisnis dengan tradisi yang baik, Anda tidak perlu mengatur segala sesuatu sendirian hingga hal yang kecil sekalipun.  Contohnya, saat akan menerima pegawai baru, Brar memanggil staf yang tidak hanya mandiri dalam mengambil keputusan saat dirinya tidak sedang ditempat, tetapi juga mewakili keyakinannya untuk melakukan pekerjaan itu hingga selesai. Berikan kepercayaan dan tunjuk orang yang tepat untuk meng-handle pekerjaan itu.

6. Kuat Fisik dan Mental

Brar berbagi cerita bagaimana dirinya memulai bisnis dengan kebiasaan kurang baik. Dia makan makanan yang tidak sehat, dan tubuhnya pun tidak bugar. Dirinya kerap moody, tidak bergairah, dan lelah dengan banyaknya pekerjaan.

Solusinya? Ubah menu makanan yang dikonsumsi, dan gaya hidup sehari-hari agar menjalani bisnis dan berinteraksi dengan keluarga family semakin menyenangkan. Brar mendapatkan energi positif saat sedang bersama si kecil dan ia membawa energi itu untuk bekerja.

7. Buat Schedule, Schedule, dan Schedule

Sebagai seorang pebisnis yang sekaligus mengasuh anak berusia 19 bulan misalnya, Anda harus membuat jadwal sebanyak yang Anda bisa (dengan catatan tetap fleksibel). Anda mungkin memiliki jadwal full seharian di kantor, tetapi saat anak sakit, Anda harus mengubah jadwal itu dan memprioritaskan keluarga.

Anda bisa menjalankan startup bisnis sepanjang hari, namun saat Anda kembali ke rumah, ini adalah waktu untuk 100 persen fokus bersama keluarga. Seperti apa yang dikatakan Erin Blaskie seorang Digital Strategist.

8. Prioritaskan Keluarga Anda

Aron Schoenfeld, Founder and CEO menyampaikan Jika Anda merasa bisnis yang Anda jalankan amat penting, demikian juga dengan keluarga Anda. Anda wajib merancang jadwal untuk quality time bersama keluarga karena anak-anak menyadari ada yang kurang jika Anda tidak meluangkan waktu bersama mereka.

Saat Anda melakukan perjalanan bisnis selama 3 hari, Anda wajib menggantinya dengan bekerja dari rumah setelah perjalanan itu. Dukungan keluarga sangat penting bagi pekerjaan Anda.

9. Nikmati Setiap Momen

Keluarga Family 19 Tips Cerdas Pengusaha Seimbangkan Bisnis dan Keluarga

Lea Woodward, Inspiring Ventures, Founder berbagi tips bahwa, saat Anda sibuk dengan keluarga family, perkembangan bisnis, dan kehidupan sehari-hari sekaligus, Anda dituntut untuk berpindah dari satu tempat ke tempat yang lain tanpa benar-benar menikmatinya. Nikmati momen tersebut meskipun Anda memikirkan apa yang belum Anda kerjakan dan apa yang akan dikerjakan selanjutnya. Anda tidak akan mendapatkan momen berharga itu kembali.

10. Waktu Khusus Buat Si Kecil

Buatlah schedule khusus dengan si kecil dan tulislah di kalender layaknya meeting atau kepentingan bisnis yang lain. Di pagi hari, Anda bisa membangunkan si kecil dari tempat tidurnya lalu mengajaknya berjalan-jalan di kompleks perumahan, bernyanyi, membaca buku cerita, atau aktivitas lain yang disukainya. Saat petang, usahakan pulang tepat waktu, berinteraksi dengan anak-anak, makan malam bersama sebelum menidurkan mereka. Tips dari Kevon Saber Co Founder Fig.

11. Kategorikan Apa yang Anda Lakukan

Sulit menyeimbangkan antara bisnis dan keluarga family sekaligus. Cara mudah untuk melakukannya adalah dengan menggolongkan aktivitas yang Anda jalani. Fokus pada pekerjaan saat sedang bekerja dan fokus pada keluarga saat sedang di rumah. Dengan demikian, Anda “hadir” 100 persen dalam setiap momen penting, baik momen bisnis maupun saat bersama keluarga.

12. Pergunakan Waktu Sebijak Mungkin

Tim Jahn Co Founder berbagi pengalaman saat mengelola bisnis dan keluarga sekaligus. Anda akan merasakan berapa banyak waktu yang Anda sia-siakan dahulu sebelum dikaruniai si kecil. Saat anak hadir di tengah-tengah keluarga, seakan waktu untuk mengurus bisnis dan keluarga sangat kurang. Gunakan waktu sebijak mungkin untuk menyeimbangkan antara perkembangan bisnis dan keluarga. Anda bisa selesaikan pekerjaan sebelum istirahat siang dan sebelum si kecil tidur lelap.

13. Fokus pada Pekerjaan yang Anda Lakukan

Fokuslah pada apa yang Anda lakukan saat ini. Jika Anda mengerjakan sesuatu, pastikan pekerjaan beres sebelum pulang. Saat di rumah, pusatkan perhatian pada anak. Fokus pada apa yang Anda hadapi saat ini adalah cara cerdas untuk mendapatkan hasil yang terbaik, entah saat bersama keluarga atau mengerjakan urusan bisnis. Tips dari Jordan Guernsey, CEO, molding box.

14. Kombinasikan Kehidupan Pribadi dan Bisnis

Yanik Silver seorang chaos catalyst saat itu memiliki anak berusia 5 dan 7 tahun. Dirinya berinisiatif membuat proyek bisnis yang berbeda yang disesuaikan dengan perkembangan si kecil. Dia merancang ide seri petualangan keluarga enterpreneur sehingga anak-anak berkesempatan terlibat dalam percakapan bisnis dan mempelajarinya. Coba lebih sensitif membaca momen bisnis yang bisa melibatkan si kecil di dalamnya.

15. Hindari Alasan yang Satu Ini

Sebagai pebisnis yang sekaligus mengurus keluarga family dengan satu, dua, tiga atau banyak anak sekaligus, jangan pernah beralasan bahwa Anda bekerja over time demi masa depan si kecil.  Waktu yang intim bersama anak-anak adalah sesuatu yang sangat berharga dan Anda tidak akan pernah mendapatkannya kembali. Letakkan gadget, dan fokus interaksi dengan anak-anak saat sedang bersama mereka. Tips ampuh dari Brant Bukowsky, Co founder.

16. Hadiri Tradisi Keluarga dan Pegang Komitmen

Anak-anak berusaha mengikuti dan menghargai rutinitas keluarga yang Anda jadwalkan. Seperti makan malam bersama, beribadah bersama, masak bersama, dst. Apapun yang terjadi, usahakan Anda hadir saat ritinitas itu karena anak-anak bergantung pada kehadiran Anda. Buat komitmen dan tepati komitmen itu karena ini adalah cara mendapatkan kepercayaan dari si kecil dan merasa bahwa Anda memprioritaskan mereka. Elizabeth Saunders, Founder, CEO.

17. Pastikan Anda Mendapatkan Dukungan dari Pasangan

Masalah terjadi saat pebisnis tidak berbagi cerita dengan pasangannya mengenai bisnis yang digeluti, dan apa tujuan dari bisnis yang dikelolanya. Jika keluarga tau dan percaya bahwa Anda mengembangkan bisnis dan bisnis tersebut belum berhasil, mereka akan memberikan dukungan dan toleransi. Lain halnya saat pasangan Anda tidak percaya karena ini akan memunculkan masalah serius.

18. Kerja Keras dan Sedikit Pengorbanan

Sukses dalam bisnis, berati Anda harus berusaha keras dan berkorban untuk mencapai posisi tersebut. Pengorbanan tersebut dalam bentuk Anda harus bangun lebih pagi, tidur larut dan menjalankan jadwal se-efisien mungkin. Anda akan mengorbankan waktu bersama teman-teman dan kolega. Setidaknya, Anda bisa kerja over time satu setengah jam sebelum dan sesudah jam kerja.

19. Temukan Ritme Kerja Anda

Jika Anda merasa bekerja lebih menyenangkan di malam hari, Anda bisa manfaatkan waktu tersebut untuk bekerja sepuasnya. Banyak pengusaha yang bekerja  tanpa menyadari mana  waktu yang nyaman dan tidak bagi dirinya. Mereka menyeimbangkan kerja dan keluarga sekaligus di siang hari yang menyebabkan depresi. Anda bisa ambil waktu yang berbeda dengan kebanyakan orang pada umumnya untuk bekerja sesuai dengan ritme alami Anda.

Jangan pernah beralasan bahwa Anda bekerja over time demi masa depan si kecil. Keluarga family seyogyanya menjadi prioritas sebagaimana Anda memprioritaskan bisnis Anda. Menyeimbangkan dua peranan sekaligus tidaklah mudah, namun berusaha menjalani dua peran tersebut dengan maksimal adalah ciri bahwa Anda adalah pemimpin yang bertanggung jawab dan orang tua yang bijak. Semoga bermanfaat.

Referensi:  

https://www.inc.com/guides/201102/how-to-prepare-your-family-for-entrepreneurship.html?_e_pi_=7%2CPAGE_ID10%2C2728135704

https://mobile.smallbusinesscomputing.com/tipsforsmallbusiness/5-ways-entrepreneurs-can-balance-work-and-family.html?_e_pi_=7%2CPAGE_ID10%2C8191982383

https://googleweblight.com/i?u=https://www.entrepreneur.com/article/277520&hl=en-ID

12 Tips for Balancing Parenthood and Enterpreneurship

 

One thought on “Keluarga Family: 19 Tips Cerdas Pebisnis Seimbangkan Bisnis dan Keluarga

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.