Ini 9 Cara Tingkatkan Produktivitas Kerja untuk Jenjang Karir yang Bagus

Posted on

Produktivitas Kerja

Ini 10 Cara Tingkatkan Produktivitas Kerja untuk Jenjang Karir yang Bagus

Bekerja adalah bagian dari rutinitas harian yang menentukan kesejahteraan hidup seseorang. Selesai kuliah, atau selepas SMA, kita akan hunting pekerjaan sampai dapat sebagai upaya untuk memasuki dunia mandiri yang harus dijalani.

Selain menyesuaikan dengan bakat dan minat yang dimiliki, pemilihan jurusan di perkuliahan juga berdasarkan pada mudah tidaknya mencari peluang kerja. Bukan materialistis, tapi ini cukup realistis sebab setelah menempuh pendidikan tinggi kita tidak lagi ingin menjadi pribadi yang bergantung pada kedua orang tua. Ada banyak sekali manfaat bekerja yang tidak bisa kita pungkiri. Manfaat tersebut sekaligus menjadi alasan kenapa kita sebaiknya bekerja daripada stay at home dan tidak produktif di rumah.

Manfaat bekerja antara lain adalah untuk memenuhi kebutuhan harian, membantu orang lain, untuk meningkatkan prestige di depan masyarakat, dan menghilangkan beban psikis karena tekanan ekonomi. Saya, Anda, dan kita sekalian punya cita-cita yang untuk mewujudkan cita-cita tersebut kita perlu dana yang besar.

Dari gambaran itu, bekerja bisa kita analogkan sebagai media untuk mencapai cita-cita itu, entah untuk melanjutkan study, membangun rumah, travelling, dst. Meski kita lahir dalam situasi perekonomian keluarga yang berkecukupan, tapi terasa ada kepuasan tersendiri saat kita menjadi produktif tanpa bergantung pada orang lain. Stay di rumah terus-menerus kita akan merasa jenuh. Meski rutinitas kerja juga sedikit membosankan, namun kita bisa berinteraksi dengan banyak orang dan menemukan banyak teman yang unik dan lucu yang membuat hari-hari di tempat kerja terasa lebih hidup.

Menjadi pekerja berarti kita harus dekat dengan frase produktivitas kerja. Mengakrabi produktivitas kerja berarti kita sedang berusaha agar rutinitas harian yang kita lakukan tidak monoton, menjadi bersemangat untuk berprestasi yang lebih baik lagi, dan hasil kerja pun maksimal. Efek samping dari produktivitas kerja yang baik yang kita lakukan adalah jenjang karir yang berdampak pada kemakmuran finansial dibandingkan dengan pekerja yang bekerja seadanya dan biasa-biasa saja.

Produktivitas kerja kaitannya dengan peningkatan kualitas kerja. Setiap pekerjaan yang dikerjakan, dilakukan secara total sehingga pengaruhnya adalah pada hasil pekerjaan yang bagus dan memuaskan. Secara tidak langsung ini akan berdampak pada perkembangan perusahaan atau lembaga menuju ke arah yang lebih baik, dan instansi tersebut membutuhkan pribadi dengan totalitas yang tinggi sebagai bagian dari memajukan instansi itu. Pihak instansi mendapatkan profit dari mempekerjakan staf yang bersangkutan. Apa saja yang bisa kita usahakan untuk meningkatkan produktivitas kerja? Ini dia ulasannya!

1. Menata Niat

Pertama, tata niat dengan baik. Niat adalah jiwa dari setiap rutinitas atau aktivitas yang kita lakukan saat ini. Luruskan niat seperti bekerja untuk tujuan ibadah agar tidak terbebani dengan keinginan yang lain. Niat tersebut menggambarkan bagaimana ritme kita dalam bekerja termasuk dalam mengontrol emosi dan logika selama bersinggungan dengan pekerjaan. Niat adalah landasan yang mendasari aktivitas kita selama berada di tempat kerja. Niat yang baik membuahkan hasil yang baik selama diiringi dengan usaha yang maksimal.

2. Fokus Pada Tujuan

Menentukan tujuan sebelum bekerja sangatlah penting. Tujuan itu memberikan gambaran bagaimana kita nantinya saat sedang berada di tempat kerja. Tujuan yang dimiliki para pekerja berbeda antara satu orang dengan orang yang lain.

Fokus pada tujuan positif seperti bekerja dengan tujuan menabung, memiliki aset, memenuhi kebutuhan keluarga, untuk biaya pendidikan anak dan lain sebagainya. Tujuan tersebut layaknya asa yang ingin kita capai. Tujuan tersebut membantu mengarahkan arah pikiran kita untuk menegasikan hal lain yang bukan prioritas. Sesuatu yang bukan prioritas ini seringkali menyebabkan rasa tidak nyaman selama berada di lingkungan kerja, seperti konflik dengan rekan kerja, gesekan dengan atasan, dan merasa tertekan karena  forsir pekerjaan.

Cukup berat memang saat harus melibatkan perasaan saat berada di lingkungan kerja. Ketika kita merasa tidak nyaman bekerja, merasa ingin resign saja, dan produktivitas kerja semakin hari semakin menurun, langkah tepat untuk mengatasinya adalah dengan mengingat kembali apa tujuan bekerja yang ingin kita capai. Bersikap cuek pada hal-hal yang sifatnya tidak krusial untuk mempercepat tercapainya tujuan tersebut.

3. Pekerjaan adalah Tanggung Jawab

Bekerja tidak melulu berhubungan dengan salary. Pendapatan adalah efek samping yang kita dapatkan dari bekerja. Meningkatkan produktivitas kerja tidak perlu terpatok pada salary dan menghitung day by day untuk dapat gaji. Kebiasaan tersebut justru menyebabkan beban psikis yang berat yang berpengaruh pada kesehatan tubuh.

Menjadikan pekerjaan sebagai tanggung jawab yang harus dilakukan secara optimal efektif tingkatkan produktivitas kerja. Tanggung jawab yang kita miliki tidak lepas dari karakter positif diri yang harus dikembangkan dengan baik. Sikap bertanggung jawab yang sesungguhnya muncul baik saat sedang berada di hadapan atasan maupun saat sedang berada di belakangnya. Tanggung jawab adalah kewajiban yang kita berikan sebagai bawahan dan merupakan hak yang semestinya diperoleh oleh atasan yang meng-hire kita.

4. Tidak Mengedepankan Ambisi

Apa yang membuat langkah diri terasa membara dan cepat lelah? Jawabannya adalah karena adanya ambisi yang membara di dalam dada. Kontrol ambisi dan nikmati momen bekerja di instansi masing-masing. Setiap detik yang kita habiskan akan terasa menyenangkan saat kita bekerja tidak berdasar pada ambisi melainkan melaluinya dengan mengalir namun tetap mempertimbangkan etos kerja yang baik.

Ambisi  yang terkontrol dalam bentuk tujuan yang ingin dicapai berbeda dengan ambisi negatif yang melegalkan segala cara untuk mencapai tujuan yang dikehendakinya. Kendalikan ambisi agar performa kita selama berada di tempat kerja terasa natural dan tidak menyudutkan pihak lain.

5. Memperbanyak Relasi

Bekerja dan berbisnis tidak lepas dari sedikit banyaknya relasi sosial yang kita jalin. Semakin bagus relasi sosial yang kita bangun bersama rekan kerja, semakin bagus pula produktivitas kerja yang kita hasilkan. Perbaiki relasi sosial di tempat kerja dan kita akan mendapatkan output positif, seperti motivasi dalam bekerja, kinerja semakin bagus, mendapatkan teman sharing yang bijaksana, dan meminimalkan gesekan yang terjadi antara kita dan rekan kerja atau dengan atasan.

Ada kalanya kita merasa bosan dan tertekan dengan pekerjaan. Keberadaan rekan kerja, dan klien bisnis yang menyenangkan memberikan angin segar dan harapan baru untuk selalu semangat berangkat bekerja setiap harinya.

6. Meningkatkan Skill Pribadi yang Diperlukan

Ini 10 Cara Tingkatkan Produktivitas Kerja untuk Jenjang Karir yang Bagus2

Seseorang sampai di sebut ahli dalam bidang ini atau bidang itu tidak lain karena mereka memiliki skill yang mumpuni sesuai dengan profesi atau kehliannya. Produktivitas kerja tidak bisa lepas dari skill yang dimiliki.

Kita membutuhkan skill itu untuk menyelesaikan semua tanggung jawab yang diberikan. Skill layaknya pisau yang kita gunakan untuk menyelesaikan pekerjaan dengan hasil yang memuaskan. Ketiadaan skill membuat kita bingung akan menyelesaikan pekerjaan dari mana terlebih dahulu. Tidak heran jika setiap ahli dibayar mahal dan mendapatkan respect yang lebih dari atasan. Skill adalah salah satu parameter yang dipertimbangkan oleh pihak penyedia lowongan kerja untuk akhirnya approve lamaran kerja yang kita masukkan atau tidak.

7. Prioritas Sangat Penting

Ada saatnya kita merasa moody, malas berangkat kerja dan tiba-tiba ingin resign. Wajar hal itu terjadi. Tidak banyak dari kita yang tidak bisa mendefinisikan penyebabnya. Rasa tersebut tiba-tiba datang begitu saja tanpa sebab yang jelas, mungkin jenuh dan terkungkung. Atau, muncul karena gesekan dengan rekan kerja, tidak cocok dengan karakter atasan, atau terbebani oleh job yang over load.

Kondisi tersebut tentu membuat kita merasa tidak nyaman yang akhirnya menurunkan produktivitas kerja. Miliki skill olah rasa untuk memurnikan perasaan dan agar peran logika semakin dominan. Tujuan kita disini adalah untuk bekerja, up grade diri, dan mendapatkan salary untuk memenuhi kebutuhan. Itu adalah prioritas dalam bekerja yang menjadi penyemangat saat semangat sedang kendur dan tidak mendominasi pikiran sehingga produktivitas kerja menurun. Segera delete memory yang membuat diri merasa tidak nyaman saat berada di tempat kerja. Fokus pada prioritas untuk bekerja seperti tujuan awal yang ingin kita capai.

8. Mengurangi Kecenderungan Negatif

Kenapa si X bisa menjalani banyak aktivitas sekaligus dan sukses di segala bidang? Jawabannya  adalah karena mereka melakukan banyak aktivitas positif. Aktivitas positif tersebut meliputi cara pikir yang baik, cara bertutur yang baik, dan cara bertingkah yang baik. Pribadi yang berkutat dalam nilai-nilai yang positif akan sukses menjadi sosok yang cemerlang baik di tempat kerja, di organisasi maupun di masyarakat.

Mereka paham betul apa yang baik yang harus dilakukan dan menjadi prioritas diri untuk berkembang. Kecenderungan negatif yang menghabiskan waktu seperti menggosipkan teman kerja, iri pada pencapaian rekan kerja, dan berbuat curang pada orang lain adalah hal yang harus dihindari. Jika kita renungkan, kecenderungan negatif tersebut menghabiskan waktu, menurunkan kualitas diri sekaligus produktivitas kerja sehingga prestasi kerja pun menurun.

9. Maksimalkan Penampilan di Setiap Kesempatan

Dua elemen yang harus kita perhatikan dan merupakan satu kesatuan adalah penampilan fisik dan penampilan psikis. Penampilan psikis berhubungan dengan inner beauty atau inner handsome. Kesan pertama saat berinteraksi dengan atasan atau rekan kerja tidak lain berhubungan dengan penampilan fisik.

Anda mungkin pernah mendapati orang lain yang mengamati penampilan Anda dari atas sampai bawah. Kita merasa tidak nyaman dengan apa yang dilakukannya itu sehingga terkadang merasa down dan tidak percaya diri. Perhatikan penampilan fisik dengan mengenakan baju yang sopan, rapi, dan sesuai dengan postur tubuh agar kita merasa nyaman dengan penampilan diri sendiri. Rasa nyaman dan percaya diri itu akan meningkatkan produktivitas kerja kita selama berada di tempat kerja. Bukan tidak mungkin, kita yang mengenakan pakaian yang pantas itu akan mendapat apresiasi dari teman kerja.

Bekerja adalah kewajiban, bagi mereka yang sudah memasuki masanya bekerja, akan timbul keinginan untuk mencari pekerjaan yang cocok dengan jurusan dan passion-nya. Totalitas dalam bekerja dipengaruhi oleh produktivitas kerja. Bekerja secara maksimal memberikan pengaruh besar pada karakter diri pribadi agar semakin bertanggung jawab, dan besar kontribusinya untuk tempat kerja dan untuk instansi dimana kita bekerja.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.