10 Cara Sederhana Menjaga Kesehatan Ibu Hamil

Posted on

Kesehatan ibu hamil

10 Cara Sederhana Menjaga Kesehatan Ibu Hamil

Beruntung sekali bagi Anda pasangan muda yang sudah diberkahi momongan atau sedang dalam masa menunggu kelahiran. Tidak semua pasangan seberuntung Anda yang hanya dalam rentang usia pernikahan yang singkat sudah diberkahi anak pertama.

Anak adalah pengikat dan penguat pernikahan. Anak menjadi penghibur dan penyemangat saat mood kerja sedang down. Menjaga kesehatan buah hati sejak dalam kandungan sama pentingnya dengan menjaga kesehatan ibu hamil. Hal-hal yang tidak kita inginkan akan berkurang jika tubuh Bunda dalam keadaan fit. Lakukan cara sederhana menjaga kesehatan ibu hamil berikut ini agar tubuh Bunda tetap sehat dan bayi dalam kandungan pun tumbuh sehat seperti yang parent harapkan.

1. Konsumsi Vitamin Ibu Hamil

Kita mungkin sering mendengar nasihat jaga kesehatan ibu dan bayi saat hamil ya. Yup, betul sekali, menjaga kesehatan ibu hamil sama dengan menjaga kesehatan bayi. Rutin konsumsi vitamin ibu hamil bantu tingkatkan kondisi kesehatan Bunda.

Meski di awal kehamilan Bunda merasa ragu, merasa belum yakin dan merasa enggan untuk konsumsi vitamin, namun percayalah bahwa konsumsi vitamin di awal kehamilan adalah langkah yang cerdas dan aman.

Konsumsi vitamin kehamilan bantu sistem syaraf anak yang nantinya menjadi sistem syaraf pusat dan syaraf tepi berkembang dengan maksimal. Itulah kenapa konsumsi nutrisi penting yang diperlukan ibu hamil seperti zat besi, kalsium, dan asam folat disarankan untuk menjaga kesehatan ibu hamil dan memaksimalkan perkembangan janin.

Bunda bisa mendapatkan suplemen ibu hamil ini di apotek tentunya dengan resep dari dokter. Jika takut mual, cobalah untuk mengonsumsinya di malam hari atau dengan mengonsumsinya bersamaan dengan snack. Bunda yang merasa tidak nyaman dengan bau atau rasanya bisa segera mengonsumsi permen agar lebih nyaman.

2. Olahraga Secara Teratur

Ada yang beranggapan saat sedang hamil sebaiknya mengurangi aktivitas fisik agar tidak membahayakan janin. Memang betul, mencegah agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan saat hamil adalah keharusan. Tapi apa betul ibu hamil tidak sebaiknya berolahraga? Pandangan ini sedikit kurang tepat.

Ada banyak manfaat olahraga saat sedang hamil, diantaranya adalah menjaga kesehatan tubuh secara keseluruhan, mengontrol berat badan, mengurangi stres, memperbaiki mood, mengatur sirkulasi udara, dan menjadikan tidur lebih nyenyak.

Olahraga sederhana yang bisa Anda coba adalah dengan berjalan di area yang landai, sejuk, di area indoor maupun outdoor tetapi tidak terlalu panas. Berjalanlah setidaknya selama 15 sampai 20 menit secara rutin setiap hari dengan kecepatan sedang dan enjoy momen berolahraga tersebut. Atau, Anda bisa mengikuti senam ibu hamil di gym dengan instruktur berpengalaman.

Saat ini, ada banyak senam ibu hamil yang bisa Anda praktikkan, diantaranya adalah pilates, yoga, renang, dan berjalan-jalan di pagi hari. Untuk memastikan jenis olahraga dan keamanan Bunda yang sedang hamil, konsultasikan pilihan olahraga Anda kepada ahlinya. Berolahragalah secara rutin setidaknya tiga kali dalam seminggu, lakukan dengan enjoy, dan tidak melebihi batas kemampuan diri sendiri.

Salah satu olahraga yang direkomendasikan bagi para ibu hamil adalah senam kegel. Ini adalah senam yang membantu memperkuat otot panggul, uterus, memperbaiki posisi janin, dan banyak lagi manfaat yang lain.

Bunda bisa coba olahraga Kegel ini setiap hari agar proses kelahiran berjalan dengan lebih mudah dan mencegah kemungkinan tarak  setelah melahirkan. Lakukan olahraga ini dengan benar. Menariknya, senam kegel bisa kita laksanakan kapan dan dimanapun juga. Tidak semua orang menyadari bahwa Bunda sedang melakukan senam kegel. Senam ini bisa dilakukan saat sedang berada di dalam mobil, saat sedang bersama antri di toko bahan dapur, atau saat sedang duduk manis di kursi kerja.

Caranya, tekan sekuat-kuatnya seolah-olah Anda sedang menghentikan aliran urine yang akan dikeluarkan selama 3 detik, lalu rileks-kan selama 3 detik. Lakukan senam ini setidaknya 10 kali secara rutin setiap hari.

3. Rencanakan Proses Kelahiran

Bagi para wanita, proses kelahiran adalah sesuatu yang menegangkan dan harus dihadapi dengan persiapan fisik dan psikis yang matang. Banyak wanita yang mempertaruhkan hidupnya saat melahirkan. Rencanakan proses kelahiran dengan baik dengan membuat list sebagai berikut untuk mendukung suasana kehamilan yang Anda inginkan.

  • Siapa saja orang yang Anda harapkan untuk ada saat proses kelahiran tersebut.
  • Bagaimana posisi melahirkan yang Anda inginkan.
  • Apakah Anda ingin mengenakan pakaian khusus saat proses melahirkan itu.
  • Doa apa yang ingin Anda ucapkan selama proses melahirkan.
  • Apakah Anda ingin proses melahirkan tersebut diiringi dengan music favorit atau sholawat.
  • Apakah Anda siap menjalani proses persalinan yang menyakitkan seperti dengan jalan operasi dan melakukan pengobatan rutin setelahnya atau tidak.

Persiapkan suasana kelahiran yang mendukung agar Bunda merasa lebih rileks, lebih nyaman, sehingga bayi keluar dalam kondisi sehat. Bunda pun dalam keadaan yang fit dan siap merawat si kecil dengan cinta kasih sepenuhnya.

4. Menambah Pengetahuan Tentang Proses Kehamilan

Terjaga dan tidaknya kesehatan ibu hamil bergantung dari seberapa banyak referensi yang kita miliki dalam menjaga kesehatan diri dan janin. Jika ini adalah kali pertama proses kehamilan, bagus sekali bagi Bunda sekalian untuk memperkaya referensi dengan mengikuti kelas pregnancy bersama para expert.

Di kelas tersebut kita bisa sharing mengenai banyak hal seputar kehamilan dan proses melahirkan. Mulai dari apa saja persiapan yang kita butuhkan untuk menghadapi masa kelahiran, apa saja nutrisi yang sebaiknya dikonsumsi saat sedang hamil, apa saja olahraga yang sebaiknya dilakukan saat sedang hamil, dan bagaimana memperkecil potensi keguguran.

Apakah edukasi tentang kehamilan hanya diikuti oleh ibu hamil yang sedang mengandung anak pertama saja? Tentu tidak!. Bagi Bunda pada kehamilan selanjutnya, bisa menambah wawasan di kelas kehamilan. Disini Bunda bisa sharing apa saja pengalaman kurang mengesankan yang Bunda rasakan pada proses kehamilan dan kelahiran sebelumnya. Kita bisa bertanya pada expert agar pengalaman negatif itu tidak kembali terulang pada proses kehamilan dan persalinan kali ini.

5. Tinggalkan Rutinitas yang Cukup Berbahaya

Aktivitas yang dilakukan saat sedang hamil dan di luar proses kehamilan tentu berbeda. Di luar masa kehamilan, kita lebih bebas melakukan aktivitas yang tergolong berat dan berisiko. Lain halnya saat memasuki masa kehamilan dimana kita tidak lagi mempertimbangkan kondisi diri sendiri tetapi juga kesehatan janin.

Hindari aktivitas di rumah yang tergolong berat seperti menggunakan bahan kimia berbahaya untuk membersihkan rumah, mengangkat beban berat, berdiri untuk durasi waktu yang lama, menggunakan bahan kimia yang keras dan berbahaya, dan berinteraksi dengan hewan piaraan tertentu yang menyebabkan parasit, bakteri dan kuman.

Hindari aktivitas yang berisiko seperti yang tersebut diatas, dan kenakan sarung tangan saat berinteraksi dengan hewan piaraan yang berisiko membahayakan. Dan, cuci tangan sampai bersih setelah mencuci daging mentah.

6. Kontrol Berat Badan

10 Cara Sederhana Menjaga Kesehatan Ibu Hamil2

Kesehatan ibu hamil berpengaruh pada kesehatan janin yang ada di dalam kandungan. Ibu hamil konsumsi makanan tidak hanya untuk dirinya sendiri, tetapi juga untuk si kecil di dalam perut. Terlalu banyak makan akan sangat sulit bagi kita untuk mengembalikan berat badan pada kondisi semula. Sebaliknya kurang makan akan berpengaruh pada kesehatan ibu hamil dan bayi. Kurangnya makanan yang dikonsumsi berpengaruh pada bayi yang lahir dengan berat badan yang jauh di bawah rata-rata.

Selalu konsultasikan dengan dokter apakah berat badan Bunda sedang dalam kondisi kurang, normal, melebihi batas normal, atau bahkan mengalami obesitas. Kesehatan ibu hamil tidak lepas dari berat badannya yang ideal.

7. Membeli Jenis Sepatu yang Sesuai

Saat hamil, badan menjadi lebih berat dengan beban yang besar pada bagian perut. Semakin lama usia bayi dalam kandungan, bagian tubuh yang lain akan semakin membengkak, seperti pinggul dan pergelangan kaki. Kenakan jenis sepatu yang sesuai. Hindari sementara penggunaan wedges dengan hak yang tinggi yang sedikit membahayakan bagi kesehatan ibu hamil dan janin.

Biasanya, ibu hamil lebih suka mengenakan jenis sepatu flat yang longgar sehingga merasa lebih nyaman saat beraktivitas. Agar tidak cepat lelah, cobalah untuk bertelanjang kaki sekian menit setiap harinya dan berjalan-jalan di atas tanah yang landai. Olahragakan kaki untuk menghindari rasa lelah, kesemutan dan kekakuan.

8. Konsumsi Makanan yang Kaya akan Kandungan Asam Folat

Kesehatan ibu hamil salah satunya bergantung dari nutrisi yang dikonsumsi. Selain mencukupi kebutuhan dengan konsumsi air mineral lebih kurang 8 sampai 10 gelas setiap hari, Bunda disarankan untuk mengonsumsi makanan yang kaya akan asam folat. Makanan dengan kadar asam folat yang tinggi diantaranya adalah asparagus, jeruk, jus jeruk, sereal, dan masih banyak lagi.

Konsultasikan apa saja makanan yang kaya akan asam folat yang sebaiknya Bunda konsumsi sesuai dengan kondisi kesehatan ibu hamil. Para ahli menyatakan bahwa, beberapa manfaat dari sekian banyak manfaat yang terkandung dalam asam folat adalah  nutrisi ini dibutuhkan untuk perkembangan sistem syaraf bayi, dan penting digunakan untuk perkembangan sel darah merah.

9. Konsumsi Cukup Buah

Caffeine adalah jenis minuman yang tidak direkomendasikan bagi kesehatan, apalagi bagi ibu hamil. Konsumsi kopi berpotensi mempengaruhi kesehatan ibu hamil utamanya mengganggu kesehatan janin. Agar lebih bersemangat dan lebih bertenaga, Bunda bisa alihkan kebiasaan minum kopi ini dengan konsumsi cukup buah. Kandungan gula yang terdapat dalam pisang dan apple bantu tingkatkan energi tubuh sehingga Bunda menjadi jauh lebih bersemangat.

10. Konsumsi Ikan

Nutrisi yang bagus untuk dikonsumsi baik oleh ibu hamil dan untuk pemenuhan nutrisi bayi adalah ikan. Riset membuktikan bahwa ibu hamil yang mengonsumsi cukup ikan setiap harinya saat sedang hamil melahirkan anak dengan kecerdasan IQ yang lebih tinggi jika dibandingkan dengan Bunda yang kurang konsumsi ikan. Ikan kaya akan omega 3.

Sayangnya, ada beberapa kasus ibu hamil yang mengalami keracunan karena toxic dalam ikan. Ada bayi yang lahir dalam kondisi cacat permanen dan difable. Para ahli lantas membatasi porsi ikan yang sebaiknya dikonsumsi ibu hamil, yaitu hanya sekitar 12 ons setiap minggunya.

Menjaga kesehatan ibu hamil sangat penting agar tubuh tetap dalam kondisi fit dan janin pun dalam keadaan sehat. Yuk, coba tips menjaga kesehatan ibu hamil seperti yang tersebut di atas agar buah hati lahir dalam keadaan sehat dan selamat. Selamat mencoba ya, Moms.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.