Bisnis di Rumah? Ini 10 Strategi Mudah Memulai Bisnis Bunda di Rumah

Posted on

Bisnis di rumah

Bisnis di Rumah Ini 10 Strategi Mudah Memulai Bisnis Bunda di Rumah

Di era yang semakin canggih dan terbuka seperti sekarang ini, ada banyak kesempatan bagi para Bunda untuk memulai bisnis di rumah. Bagi wanita, bekerja adalah sesuatu yang dilematis. Fakta tersebut kita temui baik dulu, sekarang, maupun masa yang akan datang.

Kenapa demikian? Karena wanita memiliki fungsi dasar sebagai ibu yang menurut pandangan umum memiliki tanggung jawab lebih terhadap anak dan keluarganya di ranah domestik. Meski emansipasi telah menyuarakan kesetaraan gender, namun secara alamiah, kita sebagai wanita tidak bisa lepas dari kodrat tersebut.

Urusan domestik tentu lebih identik dengan wanita dibandingkan pria. Meski ide tersebut sedikit konvensional, namun itulah mindset yang melekat pada manusia tidak perduli seberapa kuat pemikiran kontemporer melawan, namun itulah faktanya. Tidak hanya dulu tapi juga sekarang dan masa mendatang. Bagi para Bunda, bekerja layaknya makan buah simalakama. Mau bekerja gimana jadinya, nggak bekerja pusing juga. Begitulah!

Urusan domestik memang penting. Meski finansial adalah tanggung jawab lelaki, namun ada konteks tertentu dimana tidak ada salahnya bagi perempuan untuk membantu. Materi memang bukan satu-satunya orientasi dalam hidup, namun ini akan membuat hidup lebih mudah, dan hidup faktanya membutuhkan itu.

Dilema tersebut saat ini agaknya terkikis dengan mindset yang sedikit terbuka dan dengan semakin canggihnya teknologi. Ada banyak cara membantu perekonomian keluarga dengan bisnis dari rumah. Seperti yang saya pribadi alami, awalnya saya belum yakin dengan pilihan saya untuk mendapatkan tambahan penghasilan dari rumah.

Saat itu, yang menghantui pikiran saya adalah, apakah saya bisa? Apakah bisnis di rumah yang akan saya tekuni? Bagaimana teknik mengembangkannya, dan masih banyak lagi. Meski hasilnya belum bisa dikategorikan besar, sebagai pemula saya cukup bersyukur karena sudah menjalani apa yang saya inginkan. Keberanian tersebut saya dapatkan dari referensi yang kira-kira isinya seperti di bawah ini dan akan saya share kepada Bunda sekalian.

1. Mantapkan Pilihan

Saya pribadi adalah tipikal wanita yang menjalani sesuatu karena rasa yakin dan mantap. Saya percaya bahwa rasa yakin itu semacam sesuatu yang given by god, selama itu mengarahkan pada hal-hal positif. Jika masih ragu, saya akan melakukan dua hal. Apakah saya akan mundur dulu, merenungkan apa sisi positif dan negatif dari pilihan tersebut dan menimbang apakah manfaatnya lebih besar atau tidak.

Cara kedua adalah mencari cara bagaimana agar saya mendapatkan rasa mantap itu. Semisal dengan cara mencari alasan kenapa saya harus melakukannya, apa urgensi dari aksi tersebut, berusaha mendekati orang-orang yang berfikiran positif dan optimis, serta memperbanyak referensi mengenai cara memantapkan hati dan pikiran.

Melakukan sesuatu dengan yakin secara psikis dan pikiran akan mempengaruhi cara kita beraksi. Ada rasa semangat, ada rasa bergairah, ada goal yang ingin dicapai, dan penuh energi. Akhirnya kita menjalankan bisnis di rumah dengan rasa happy. Apa bisnis yang akan Anda jalani? Saran saya pilih bisnis yang Anda merasa mantap mengelolanya. Jikapun kurang mantap di awal, silahkan memulainya dan dapatkan kemantapan itu perlahan saat bisnis yang Anda kelola cukup menghasilkan.

Dulu, saya sempat maju mundur saat akan membuka bisnis online dan menjadi penulis artikel. Saya sempat diliputi banyak pertanyaan, seperti khawatir ditipu supplier yang sama sekali saya belum mengenalnya. Alhamdulillah, perasaan itu terkikis apalagi setelah tahu respon pasar cukup bagus dan saya beruntung mendapatkan supplier yang amanah.

2. Branding

Sedikit cerita, beberapa hari yang lalu saya sempat berbincang dengan teman saya alumni pesantren. Dia adalah hafidzoh, dengan predikat lulusan terbaik kimia di UIN Malang yang sukses sebagai pengajar dan pengusaha muda. Saya senang sekali mengamati aktivitasnya dari kejauhan (melalui smartphone maksudnya, hehe).

Mengolah bimbingan belajar dengan 13 tentor saat ini, berbisnis online, tidak lupa membuka kelas sema’an untuk para hafidzhoh, membangun dan mengajar TPQ, mengajar di sekolah formal, MC dan masih banyak lagi. Bicara saudara saya yang satu ini, sungguh Allah memberikan banyak sekali kelebihan padanya. Semoga berkah umurnya. Amin.

Akhirnya, saya yang merasa masih memiliki banyak waktu luang, merasa sangat tidak produktif. Saya ingin beraktivitas lebih banyak dan lebih bermanfaat. Saya membuka komunikasi dengannya, dan mba-nya bilang:

Bismillah saja mba, semoga Gusti Allah ridlo.

Saya membuka diri, mulailah iseng dengan update status wa. Dan betul, respon masyarakat positif. Sekarang saya memulai bisnis di rumah dengan membuka bimbingan belajar dengan persiapan fasilitas termasuk modul yang alhamdulillah selesai dalam satu minggu. Jika kita tidak memperkenalkan apa produk dan jasa kita pada orang lain, bisnis di rumah yang kita kelola tidak akan mendapatkan apreasiasi. Itu pilihan bisnis di rumah yang saya tekuni saat ini. Lalu, apa bisnis yang Anda pilih, Bunda?

3. Manfaatkan Media Sosial

Branding yang paling efektif dan efisien saat ini adalah dengan memanfaatkan media social yang ada. Mayoritas masyarakat sekarang suka akan hal-hal yang praktis. Media sosial bisa dikata adalah “berkah” teknologi selama kita melihatnya dengan kaca mata yang positif. Salah satu manfaatnya adalah sebagai sarana promosi bisnis di rumah yang Bunda kelola.

Bunda bisa memulai dengan update status WA, facebook, twitter, membuat WAG, dan masih banyak lagi. Respon branding dengan media ini sangat cepat. Mengingat, saat ini smartphone menjadi bagian dari diri sendiri, sangat dekat dan sangat intens sehingga mereka bisa mengakses pemberitahuan Anda dimana-mana dan kapanpun juga.

4. Survey Produk atau Jasa yang Sedang Booming

Bingung apa bisnis di rumah yang Anda pilih? Bunda bisa renungkan sejenak apa produk atau jasa yang saat ini sedang banyak dicari masyarakat di kanan kiri Bunda. Di kota sepertinya ada banyak ide bisnis yang bisa Bunda kembangkan. Untuk di desa, Bunda bisa membuka bisnis tailor, bimbel, membuka catering, berjualan bahan makanan sehari-hari, bisnis pulsa, menjadi penulis artikel atau penerjemah dari rumah, dst. Ada banyak kesempatan bagi Bunda untuk meningkatkan keuangan dengan bisnis di rumah.

Selain itu, usahakan agar produk atau jasa yang Bunda sediakan adalah produk yang memiliki ciri khas tersendiri. Produk yang unik menarik minat masyarakat karena mereka ingin tau dan ingin mencoba. Penamaan produk yang unik pun menjadi daya tarik tersendiri bagi calon pembeli. Sebut saja seperti penamaan es buto ijo yang unik, dan seperti produk nasi bakar dengan isi ayam rica-rica di dalamnya. Ada banyak kreasi produk yang bisa Bunda coba.

5. Harga Masuk Akal

Bisnis di Rumah Ini 10 Strategi Mudah Memulai Bisnis Bunda di Rumah2

Menjual produk atau jasa dari rumah dengan harga masuk akal adalah kunci agar bisnis di rumah yang Bunda kelola tetap ramai pengunjung. Menjual barang dengan harga murah memantik pikiran konsumen bahwa produk tersebut low quality. Ini berakibat pada keengganan konsumen untuk membeli karena khawatir barang tersebut tidak bagus.

Sedangkan, jika Anda memasang tarif terlalu tinggi, ada kesan bahwa Bunda mengambil margin yang banyak. Konsumen akan membandingkan harga dari produk yang sama antara yang Bunda sediakan dan di tempat yang lain. Sediakan produk atau jasa dengan harga yang masuk akal dimana margin yang didapat tidak terlalu tinggi. Konsumen akan menjadikan tempat Anda rujukan untuk kembali di lain kesempatan.

6. Perbaiki Layanan dan Fasilitas

Penting bagi Bunda untuk selalu mempertimbangkan layanan dan fasilitas bisnis di rumah yang Bunda kelola. Kenapa ini penting? sebab dalam diri konsumen ada perasaan bahwa mereka memiliki otoritas untuk mendapatkannya. Bukan semena-mena, namun jika fasilitas  dan layanan yang Anda sediakan kurang memuaskan dibandingkan pebisnis yang lain, sudah tidak diragukan lagi para konsumen akan pindah ke lain hati. Perbaiki layanan, utamakan pembeli yang mengantre lebih awal,  berkata dan bersikaplah dengan ramah saat bertransaksi dengan mereka.

7. Konsistensi

Konsistensi amat sangat penting. Ini adalah bukti ketekunan dan keseriusan Bunda dalam berbisnis. Di awal-awal membuka bisnis, biasanya orang akan diuji kesabarannya. Hanya ada satu atau dua pembeli setiap harinya, mendapatkan complain, dan masih banyak lagi. Apapun itu, keep focus dan konsisten. Lambat laun buah dari ketekunan Anda akan menjadikan bisnis yang Anda kelola menjadi besar dan terkenal.

8. Atur Income dengan Baik

Salah satu kekurangan pebisnis pemula adalah dalam mengelola keuangan. Mudah merasa senang saat bisnisnya lancar di awal, dan membelanjakan income-nya dengan cara yang kurang tepat. Akibatnya, saat nanti bisnis sedang down, tidak ada dana talangan yang digunakan dan bisnis menjadi macet. Lakukan saving saat bisnis sedang ramai-ramainya untuk mengantisipasi saat bisnis sedang down agar kontinyuitas bisnis di rumah yang Bunda jalankan tetap berjalan dengan lancar.

9. Franchise untuk Mempercepat Pemasaran

Memulai bisnis baru tentu harus gencar melakukan branding kapan dan dimanapun juga. Saat berinteraksi dengan orang lain, Bunda bisa komunikasikan atau promosikan apa yang Bunda sediakan sehingga mereka tau bahwa Anda sedang berbisnis. Perlu tenaga ekstra memang untuk marketing bisnis di awal.

Jika ingin yang lebih cepat dan praktis, dengan produk atau jasa yang sudah terkenal namanya di kalangan masyarakat, Anda bisa join franchise sesuai dengan produk atau jasa yang ingin Bunda jual. Ini akan mempercepat jalannya bisnis di rumah yang Bunda jalankan. Tidak perlu repot branding, dan pastinya jauh lebih hemat.

10. Berikan Layanan Tambahan

Ya, semakin banyak layanan tambahan yang Bunda sediakan, semakin bisnis Bunda di minati banyak orang. Semisal dengan memberikan diskon tambahan untuk pembelian sekian produk sekaligus, memberikan layanan delivery order, membuka layanan 24 jam, dan masih banyak lagi. Pada dasarnya, semakin banyak kemudahan dan keuntungan yang didapat konsumen, ini akan menjadi kelebihan bagi bisnis di rumah yang Bunda kelola saat ini.

Tidak ada yang mustahil selama kita memiliki kemauan. Bunda bisa menjadi owner bisnis berskala besar yang dirintis meski awalnya hanya bisnis rumahan dengan skala kecil. Pastikan Bunda merasa nyaman dengan bisnis yang dijalankan dan jalani itu dengan istiqomah.

Sudah banyak cerita para pebisnis sukses memulai bisnisnya dari nol dengan modal minim. Banyak yang mengawali bisnisnya karena berbagai motif, entah karena terlilit hutang, karena ingin membantu perekonomian keluarga atau karena ingin mandiri secara finansial. Apapun itu, jalani bisnis di rumah dengan maksimal dan terapkan tips diatas. Semoga bermanfaat. Salam enterpreneur.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.