Klasifikasi Bentuk Bentuk Keluarga dan Penjelasan Ringkasnya

Posted on

Bentuk Bentuk Keluarga

klasifikasi bentuk bentuk keluarga dan penjelasan ringkasnya

Bentuk bentuk keluarga diklasifikasikan berdasarkan sudut pandang yang dipakai untuk menggolongkannya. Keluarga terdiri dari ayah selaku kepala keluarga, ibu dan anak-anak yang saling berinteraksi secara intens satu sama lain, saling menyayangi, saling berbagi, saling mendukung tujuan hidup masing-masing dan saling melindungi. Selanjutnya, hubungan intern dalam keluarga itu direlasikan dengan hubungan ekstern antara anggota keluarga dengan masyarakat sekitar.

Ada tanggung jawab yang dibebankan kepada masing-masing keluarga disini. Dalam kesehariannya anggota keluarga seyogyanya membangun hubungan baik dengan masyarakat berdasarkan nilai, dan norma yang berlaku di masyarakat tersebut, harus balance!.  Tidak hanya kepentingan keluarga saja yang berjalan dengan baik namun sebagai penyeimbangnya, ada kepentingan sosial yang harus dipahamkan kepada anak-anak sejak dini.

Banyak dari kita yang mungkin belum mengidentifikasi kategori dari keluarga kita masing-masing. Harapannya, setelah membaca bentuk bentuk keluarga berdasarkan sudut pandang penggolongannya ini, kita bisa meraba bentuk dari keluarga masing-masing. Tujuannya adalah agar setelahnya kita bisa meningkatkan kepekaan terhadap tradisi pada jenis keluarga tertentu yang kita tinggali.

Klasifikasi Bentuk bentuk Keluarga dan Penjelasannya 

Bentuk-bentuk keluarga diklasifikasikan berdasarkan sudut pandang tertentu yang digunakan. Kita bisa meraba bentuk dari keluarga yang kita tinggali saat ini dengan menilik penggolongannya sebagai berikut;

1.   Berdasarkan garis keturunan

Sepertinya kita cukup familiar dengan istilah keluarga matrilineal dan patrilineal. Ini adalah penggolongan keluarga berdasarkan garis keturunannya. Keluarga matrilineal adalah keluarga dimana pengaturan keturunan darahnya berdasarkan garis ibu. Sebaliknya, keluarga patrilineal adalah keluarga yang pengaturan garis keturunan darahnya berdasarkan garis keturunan ayah.

Saya pribadi tinggal di daerah yang menganut sistem garis keturunan matrilineal. Salah satu kriteria yang mencolok adalah budaya melamar yang dilakukan oleh wanita. Sebagai respond di terima atau tidaknya lamaran tersebut, barulah pria bertandang ke rumah wanita. Dominansi pria atau wanita sangat kentara pada jaman dahulu. Namun kini seiring dengan merebaknya paham emansipasi, yang tersisa hanyalah simbol-simbol tradisi yang menjadi penanda bahwa masyarakat tertentu adalah jenis masyarakat matrilineal atau patrilineal. Namun secara otoritas dalam keluarga tidak ada yang terlalu mendominasi.

2.   Berdasarkan Jenis Perkawinannya

Berdasarkan jenis perkawinannya, bentuk bentuk keluarga dibagi menjadi tiga;

  • Perkawinan monogami

Apa itu perkawinan monogamy? Perkawinan monogamy adalah perkawinan yang terjadi antara seorang wanita dan seorang laki-laki saja. Jenis perkawinan ini paling banyak didapati di masyarakat dengan risiko konflik batin yang cukup rendah.

  • Perkawinan poligami

Perkawinan poligami adalah perkawinan yang terjadi antara seorang lelaki dengan lebih dari satu wanita. Dalam agama Islam, maksimal jumlah istri saat poligami adalah empat dengan syarat suami harus bisa berbuat adil pada keempat istrinya.

  • Perkawinan poliandri

Kita bisa saksikan gambaran pernikahan poliandri pada cerita epic Mahabarata. Seorang wanita memiliki suami lebih dari satu.

3.   Berdasarkan Tempat Tinggal

Ada istilah patrilineal dan ada istilah patrilokal. Ada sebutan matrilineal dan ada sebutan matrilokal. Dulu, saat di bangku sekolah, saya memiliki anggapan bahwa istilah tersebut sama namun ternyata tidak. Patrilineal dan matrilineal berhubungan dengan pembagian bentuk keluarga berdasarkan garis keturunan (ditandai dengan penambahan kata –lineal/garis keturunan). Sedangkan matrilokal dan patrilokal berhubungan dengan bentuk keluarga yang dibagi berdasarkan tempat tinggal atau pemukimannya (ditandai dengan kata –lokal/lokasi/pemukiman).

  • Patrilokal adalah istilah yang menggambarkan sepasang suami istri yang tinggal dengan keluarga dari suami. Atau dalam tradisi kita, istri dibawa ke tempat suami.
  • Matrilokal adalah sebutan yang mewakili sepasang suami istri yang bermukim di rumah istri. Atau, suami dibawa ke tempat istri.
  • Neolokal adalah keadaan dimana istri dan suami memilih untuk tidak tinggal bersama keluarga istri maupun keluarga suami.

Seorang wanita memilih ikut suaminya dan tinggal di rumah suaminya karena beberapa pertimbangan;

  • Suami adalah anak terakhir yang tinggal bersama orang tuanya;
  • Suami mengikuti pembagian keluarga berdasarkan garis keturunan patrilineal;
  • Istri memiliki saudara yang tinggal bersama orang tuanya;
  • Istri belum mandiri secara finansial;
  • Istri patuh pada keputusan suami.

Seorang suami mengikutinya istrinya untuk tinggal di kediaman istri karena;

  • Adanya perjanjian di awal bahwa setelah menikah suami akan ikut tinggal di kediaman istri;
  • Istri adalah pengikut garis keturunan matrilineal;
  • Istri adalah anak yang tinggal bersama orang tuanya dan tidak ada lagi saudaranya yang serumah dengan orang tuanya.

Pasangan suami istri yang memilih bermukim secara neolokal dikarenakan beberapa pertimbangan;

  • Karena pekerjaan yang jauh dari tempat mukim suami maupun istri;
  • Karena ingin hidup bebas dan mandiri;
  • Karena tidak ingin adanya intervensi dari keluarga masing-masing;
  • Karena orang tua masing-masing tinggal bersama saudara yang bersedia merawat sehingga kewajiban merawat orang tuapun beralih tangan.

4.   Berdasarkan Anggota Keluarga

klasifikasi bentuk bentuk keluarga dan penjelasan ringkasnya 2

Bentuk bentuk keluarga berdasarkan anggota keluarga diklasifikan menjadi 9 jenis. Konsep klasifikasi ini diungkapkan oleh GoldenBerg pada tahun 1980. Ia menyatakan bahwa jenis keluarga berdasarkan anggota keluarga yang ada di dalamnya dibagi menjadi 9 jenis, yaitu;

  • Keluarga inti

Keluarga Inti atau dalam bahasa sosialnya disebut nuclear family adalah keluarga yang terdiri dari ayah (suami), ibu (istri) dan anak-anak yang masih belum membina rumah tangga. Ini adalah jenis keluarga paling sederhana dengan kedekatan personal yang kuat.

  • Keluarga Besar

Keluarga besar atau extended family terdiri dari keluarga yang inti, yaitu ayah/suami, ibu/istri dan anak kandung. Keluarga ini semakin ramai karena ada tambahan anggota keluarga lainnya baik itu secara horizontal maupun vertical. Horizontal berarti adanya saudara baik dari pihak istri maupun suami, secara vertical berarti adanya kakek atau nenek yang tinggal bersama. Secara kuantitas dan skop tentu lebih banyak jumlahnya.

  • Keluarga Campuran

Keluarga campuran disebut dengan blended family. Apa  definisinya? Keluarga campuran adalah keluarga yang terdiri dari ayah/suami, ibu/istri, anak kandung, dan anak tiri, entah itu dari hasil pernikahan suami atau istri sebelumnya atau dari hasil adopsi.

  • Keluarga Menurut Hukum Umum

Dalam istilah lain disebut dengan common low family. Dimana dalam keluarga tersebut tidak ada legalitas perkawinan dengan anak-anak yang tinggal satu atap.

  • Keluarga Orang Tua Tunggal

Single Parent Family adalah kondisi keluarga dimana anak-anak hanya tinggal bersama ayahnya saja atau ibunya saja. Keluarga yang tidak lengkap jumlahnya ini karena alasan meninggal, cerai,  maupun belum pernah menikah sebelumnya.

  • Keluarga yang Hidup Bersama

Commune Family atau keluarga yang hidup bersama merupakan kumpulan orang tua dan anak yang saling berbagi kewajiban dan tanggung jawab dan memiliki kekayaan secara bersama-sama.

  • Keluarga Serial

Keluarga serial adalah keluarga yang terdiri dari ayah atau ibu yang sebelumnya telah menikah dan dikaruniai anak lalu menikah kembali. Setelah menikah mereka pun dikaruniai anak dan tinggal bersama-sama dengan anak dari hasil pernikahan sebelumnya.

  • Keluarga Gabungan

Keluarga gabungan atau composite family adalah keluarga yang terdiri dari suami dan beberapa istri atau poligami dan istri dengan beberapa suami atau poliandri, beserta anak-anaknya.

  • Keluarga yang tinggal Bersama

Bentuk bentuk keluarga berdasarkan anggota keluarganya yang terakhir adalah keluarga yang tinggal bersama atau cohabitation family. Yang perlu digarisbawahi disini adalah tidak adanya ikatan pernikahan yang sah.

Termasuk bentuk bentuk keluarga yang manakah keluarga tempat tinggal Anda saat ini? informasi diatas semoga bisa membantu Anda untuk menentukan jawabannya ya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.