« Honda Pitung (C-70) | Home | Ufid umur 6 bulan »
Strata sosial
By kodhim | May 18, 2008
Dalam marketing sering kita bertemu dengan seseorang yang mempunyai strata sosial yang lebih tinggi dari kita. Bahkan mungkin orang tersebut cukup berarti dalam kehidupan kita atau mempunyai peran tertentu dalam kehidupan.
Ternyata dari awal proses yang biasa kita lakukan dalam pekerjaan rutin sebagai seorang marketer, menghadapi itu tidaklah mudah. Ya memang semuanya memang harus dan wajib untuk dicoba. Jika tidak dicoba kapan juga kita akan mengerti keadaan tersebut. Sebenarnya itu juga sama saja dengan prinsip-prinsip kita sebagai seorang marketer, bahwa keuntungan satu juta dollar pun pasti akan berawal dari seribu rupiah. kembali ke persoalan strata sosial…
Menyamakan frekuensi, begitu sebagian orang menganalogikan teori tersebut… kita yang terkadang masih menghargai nilai dan norma-norma walaupun terkadang memang mungkin terlalu berlebihan, namun bersyukur jika kita bisa menyamakan frekuensi tersebut, atau dengan kata lain irama, nada bicara kita dengan irama, nada bicara orang yang mempunyai strata sosial yang kita anggap lebih tinggi tersebut bisa sama. Dan lebih penting orang tersebut tidak tersinggung atau bisa memahami apa yang kita lakukan dan berusaha untuk tidak menutup hati untuk menerima informasi tersebut. Namun kondisi tersebut akan berbeda jika kita berhadapan dengan orang yang berusaha menutup segala informasi yang akan kita beri. Walaupun saya pribadi juga berusaha untuk tidak menjadi bagian dari 10 kelirumologi seperti yang diberikan oleh pak hermawan kertajaya. Disini kita tidak berbicara dengan orang yang semacam itu. Dan disinilah sebenarnya jiwa dan mental kita dibina untuk menjadi orang yang lebih tahan banting.
Tapi ini menjadi sebuah pengalaman yang menarik mana kala kita bisa berbicara banyak dan orang yang kita pandang mempunyai strata sosial yang lebih tinggi tersebut juga masih bisa, mau dan tidak menutup hati mendengar apa yang bisa dipetik manfaat dari semua informasi yang kita berikan. Terlebih lagi mungkin apa yang kita tawarkan menjadi bagian dari hidupnya…. hehehe…..
Topics: Marketing |


May 21st, 2008 at 2:27 pm
Katanya, (kata siapa yah?)
semakin seseorg berani belajar berdiskusi, menyamakan frekwensi dgn yg dianggap stratanya lbh tinggi, berarti frekwensi dan “strata” orang itu juga meningkat lho
huehehe
June 7th, 2008 at 3:59 am
huehue… brati naik donk,asik nih…